Berita

Matias Mansoeben, perwakilan nelayan di Kampung Waryesi, Kabupaten Supiori, Papua. (Foto: Istimewa)

Bisnis

KNMP Buka Akses Pasar hingga Penguatan Ekonomi

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 15:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kehadiran program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kampung Waryesi, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua, mulai membuka harapan baru bagi masyarakat pesisir.

Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk menyediakan sarana pendukung aktivitas perikanan, tetapi juga memperkuat pengelolaan hasil tangkapan dan perekonomian masyarakat.

Potensi laut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kampung Waryesi. Namun, aktivitas nelayan masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya keterbatasan akses terhadap pasar.


Kondisi tersebut membuat hasil tangkapan belum selalu dapat dijual dengan mudah setelah nelayan kembali dari laut.

Nelayan Kampung Waryesi, Matias Mansoben, menggambarkan persoalan tersebut dari pengalaman masyarakat sehari-hari.

Menurut dia, belum tersedianya tempat penjualan ikan yang layak menjadi salah satu kendala ketika nelayan hendak memasarkan hasil tangkapan.

“Tempat untuk jual ikan sendiri belum ada, tempat yang layak untuk kami jual hasil tangkapan dari laut. Sehingga banyak yang kami bawa datang, kadang jual tidak laku, akhirnya bisa dimakan saja,” kata Matias, dikutip Jumat 18 September 2026.

Persoalan tersebut menunjukkan bahwa tantangan nelayan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas menangkap ikan.

Setelah hasil laut diperoleh, nelayan juga membutuhkan dukungan untuk mendaratkan, menyimpan, mengelola, mendistribusikan, dan memasarkan hasil tangkapan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Matias mengatakan, kondisi keterbatasan pasar tersebut masih menjadi persoalan yang harus dihadapi masyarakat.

Sebagian hasil tangkapan dapat dijual untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi masih terdapat hasil laut yang belum memiliki tujuan pemasaran yang jelas.

“Kami jual satu dua ekor untuk mungkin kebutuhan keluarga di rumah, sedangkan sebagian besar kami mau jual ke mana,” ujar Matias.

Pembangunan KNMP Waryesi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi pesisir.

Dukungan sarana perikanan, mulai dari kebutuhan melaut hingga penanganan hasil tangkapan, menjadi penting agar aktivitas nelayan tidak berhenti pada proses menangkap ikan.

Kebutuhan seperti BBM, es, tempat pendaratan, perahu, alat tangkap, serta akses transportasi dan pemasaran menjadi bagian yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha nelayan.

Dengan dukungan sarana yang memadai, masyarakat diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan aktivitas perikanan secara produktif.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya