Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: RMOL)

Bisnis

Kemenkop Dorong Pengembangan Koperasi Berbasis Rumah Ibadah

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 15:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong pengembangan koperasi berbasis rumah ibadah, khususnya masjid, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Utusan Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Perbankan tentang pemberdayaan koperasi berbasis rumah ibadah, di Kantor Kemenkop, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 18 September 2026.

Ferry mengatakan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi dan memberikan manfaat nyata bagi koperasi serta masyarakat.


“Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal yang baik untuk menorehkan sejarah perkembangan koperasi yang lebih modern dan lebih profesional ke depan,” kata Ferry.

Menurut Menkop, pengembangan koperasi berbasis masjid memiliki potensi besar karena rumah ibadah merupakan bagian dari komunitas masyarakat. Ia menilai pola tersebut dapat dikembangkan dengan melihat pengalaman koperasi di lingkungan pondok pesantren yang telah berkembang sebagai badan usaha komunitas.

“Pengalaman dengan pondok-pondok pesantren itu di kegiatan ekonomi dengan salah satunya ada kehadiran badan usaha koperasi di pondok-pondok pesantren, sekarang koperasi-koperasi pondok pesantren itu maju berkembang,” ujarnya.

Selain koperasi berbasis rumah ibadah, Ferry mengatakan Kementerian Koperasi terus mendorong koperasi masuk ke sektor-sektor produktif dan industri. Salah satunya melalui pendirian pabrik CPO yang dimiliki koperasi serta pengembangan industri pengolahan susu oleh koperasi peternakan sapi perah.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mengembangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ferry menyebut sekitar 26.000 koperasi telah menyelesaikan verifikasi dokumen, legalitas, dan perlengkapan. Dari jumlah tersebut, sekitar 17.822 bangunan koperasi desa ditargetkan siap dimaksimalkan.

“Harapannya nanti juga akan bisa sesuai dengan harapan Bapak Presiden menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang baru di daerah-daerah,” tegasnya.

Ferry menambahkan, Kementerian Koperasi tidak hanya bertanggung jawab terhadap KDKMP. Pemerintah juga melakukan pembinaan terhadap sekitar 120.000 koperasi yang telah berjalan di sektor produksi, distribusi, industri, dan keuangan.

Karena itu, kerja sama dengan berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas akses pembiayaan.

“Kita akan mulai kembali masuk ke sektor industri. Kemarin kami mendirikan pabrik CPO yang dimiliki oleh koperasi, kita juga mendorong koperasi-koperasi peternakan sapi perah juga memiliki industri pengolahan susu dan seterusnya,” tandas Ferry.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya