Berita

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah saat pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) pada Jumat, 18 September 2026 (Foto: Dok Istimewa)

Hukum

Bantah Lakukan Pemerasan, Febrie Adriansyah Pamer Setoran Rp300 Triliun ke Negara

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengklaim dirinya tidak pernah melakukan pemerasan. Ia justru meminta masyarakat untuk melihat kembali rekam jejaknya selama memimpin jajaran di Gedung Bundar.

Pernyataan tersebut disampaikan Febrie usai menjalani pemeriksaan untuk pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) pada Jumat 18 September 2026.

Awalnya, Febrie mengaku sempat bertanya kepada anak buahnya yang tergabung dalam Tim 9, yang menangani kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pemerasan, mengenai pernah atau tidaknya ia mengarahkan bawahan untuk melakukan perbuatan melanggar hukum seperti yang disangkakan.


"Saya juga tadi bicara dengan anak buah saya, Tim 9, pernahkah selama saya memimpin, pernahkah diajari dengan perbuatan-perbuatan seperti itu?" kata Febrie.

Sebaliknya, Febrie membeberkan berbagai capaian yang telah ditorehkan jajaran Jampidsus selama kepemimpinannya agar turut menjadi pertimbangan. Secara khusus, ia menyoroti penanganan sejumlah perkara besar serta perannya sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang telah menyetorkan Rp300 triliun ke kas negara.

"Banyak prestasi yang sudah disampaikan oleh kita di Gedung Bundar. Perubahan Gedung Bundar begitu besar ketika kita pegang. Apalagi Ketua Satgas PKH. Rp300 triliun setahun kita kembalikan," ujarnya.

Febrie pun merasa heran lantaran pihaknya selama ini telah membongkar berbagai perkara besar, namun justru berakhir dengan penetapan dirinya sebagai tersangka.

"Semua perkara besar kita ambil. Tapi akhirnya, justru kita yang digergaji," ucapnya.

Di sisi lain, Febrie mengingatkan bahwa Kejaksaan Agung memiliki basis data terkait penanganan berbagai perkara yang dapat menjadi rekam jejak pihak-pihak yang pernah terlibat. Berkaca dari kasus ini, ia berharap para jaksa junior yang telah dididiknya tetap memiliki keberanian dalam menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan rakyat.

"Saya yakin, junior saya selama ini telah kita didik, itu pasti akan punya keberanian untuk bangsa dan untuk rakyatnya. Itu selalu yang kita tanamkan di Gedung Bundar," pungkas Febrie.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya