Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nusantara

Enam WK Migas Dikuasai Pemenang Baru, ESDM Buka Lelang Tahap II

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 13:22 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan pemenang lelang enam Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi Tahap I Tahun 2026 dengan total komitmen pasti mencapai Rp2,49 triliun.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri ESDM No. 108.K/MG.4/DJM/2026 tanggal 17 September 2026. Selain komitmen pasti, enam WK tersebut menghasilkan akumulasi bonus tanda tangan sebesar Rp28,24 miliar.

Melansir keterangan resmi Kementerian ESDM, dua WK yang dilelang melalui skema penawaran langsung yakni Sapukala dan Natuna D-Alpha. Sementara empat WK lainnya, yakni Bengara II, Pesut Mahakam, Puri, dan Rupat, dilelang secara reguler melalui area studi ABT 2025.


Komitmen terbesar berasal dari WK Natuna D-Alpha yang dimenangkan PT Nations Petroleum. Perusahaan tersebut menetapkan komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar Rp1,82 triliun dengan bonus tanda tangan Rp3,53 miliar.

Berikutnya, WK Bengara II dimenangkan Sinopec International Energy Investment (HK) Holdings Limited dengan komitmen pasti Rp291,22 miliar dan bonus tanda tangan Rp5,295 miliar.

WK Sapukala dimenangkan Eni Indonesia Limited dengan komitmen pasti Rp141,2 miliar dan bonus tanda tangan Rp3,53 miliar.

Sementara WK Pesut Mahakam dan WK Puri sama-sama dimenangkan PT Timur Hijau Investama. Masing-masing memiliki komitmen pasti sebesar Rp130,66 miliar dan Rp59,12 miliar, dengan bonus tanda tangan Rp5,295 miliar.

Adapun WK Rupat dimenangkan Cinda Energy (Hong Kong) Limited dengan komitmen pasti Rp52,06 miliar dan bonus tanda tangan Rp5,295 miliar.

Di sisi lain, tiga WK yang belum mendapatkan pemenang, yakni Rombebai, Maratua II, dan Jayapura, kembali dibuka melalui skema Penawaran Langsung.

Kementerian ESDM juga resmi membuka Penawaran Lelang WK Migas Tahap II Tahun 2026 untuk delapan wilayah kerja baru, yakni WK Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu, dan Leti Selatan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya