Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Bahlil Pertimbangkan Buat Regulasi untuk Atasi Shifting ke BBM Subsidi

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 12:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang menyiapkan regulasi untuk mengatasi pergeseran konsumsi atau shifting masyarakat dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.

"Saya akan eh mempertimbangkan, nanti kita lihat tapi kan saya harus ngomong ini dulu kalau regulasi itu kan butuh proses. Tapi himbauan ini penting," ujarnya dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka, Jakarta, sebagaimana dikutip Jumat, 18 September 2026.

Bahlil mengatakan pemerintah akan tetap menyiapkan stok BBM bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Kendati demikian, ia meminta masyarakat yang secara ekonomi mampu, khususnya pemilik kendaraan mewah, memiliki kesadaran untuk tidak mengonsumsi BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat yang berhak.

"Janganlah kita pakai BBM subsidi, itu untuk kita, itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Dengan metode lain adalah subsidi harus tepat sasaran. Demikian ya," tegasnya. 

Bahlil juga mengaitkan imbauan tersebut dengan pengalamannya sebagai masyarakat yang pernah menerima bantuan subsidi. 

"Ya memang saya harus ngomong begini, karena saya ini kan menteri yang pernah makan beras subsidi. Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka, jangan yang mampu yang mengambilnya," pungkas Bahlil.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya