Berita

Hashim Djojohadikusumo (Foto: Istimewa)

Politik

Hashim Lewat Arsari Group Resmi Kuasai Blok Migas Raksasa Natuna D-Alpha

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 11:50 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Arsari Group melalui anak usahanya, PT Nations Petroleum, resmi memenangkan lelang penawaran langsung Wilayah Kerja (WK) Migas Natuna D-Alpha. 
Perusahaan milik pengusaha Hashim Djojohadikusumo ini berkomitmen menggelontorkan investasi besar untuk menggarap blok raksasa tersebut.
Penetapan pemenang ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 108.K/MG.4/DJM/2026 tanggal 17 September 2026 tentang Hasil Lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Migas Tahap I Tahun 2026.

Perusahaan milik pengusaha Hashim Djojohadikusumo itu memberikan bonus tanda tangan sebesar 200.000 Dolar AS (sekitar Rp3,53 miliar). Sementara komitmen pasti tiga tahun pertama mencakup berbagai kegiatan studi, eksplorasi, pembangunan, hingga pengujian dan pemantauan.


Komitmen tersebut terdiri dari tiga Paket G&G Study, akuisisi dan processing data seismik 3D seluas 591 km2, satu Pilot Unit Design and Engineering, serta tiga Paket CO2 Integrated Study.

Selain itu, terdapat satu Manufacturing, Procurement and Construction, dua Paket EPC Design Cost, satu sumur appraisal, satu sumur eksplorasi, serta satu Paket Operation, Multi-Mode Testing and Monitoring.

Natuna D-Alpha merupakan salah satu wilayah kerja migas yang ditawarkan Kementerian ESDM dalam Lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Tahap I Tahun 2026.

Wilayah kerja tersebut berada di lepas pantai Natuna Timur dengan luas 10.291,03 kilometer persegi. Natuna D-Alpha sebelumnya merupakan bagian dari Blok East Natuna yang hingga kini belum juga dikembangkan.

Pengembangan blok tersebut menghadapi tantangan besar karena kandungan CO2 di dalam gas mencapai lebih dari 70 persen. Berdasarkan hitungan Kementerian ESDM, potensi gas East Natuna mencapai 222 TCF, dengan gas yang diperkirakan dapat dieksploitasi sekitar 46 TCF.

Lapangan tersebut ditemukan sejak 1973 dan sebelumnya sempat mengalami ketidakjelasan pengembangan setelah ExxonMobil meninggalkan proyek tersebut dan Pertamina mengembalikannya kepada pemerintah.

Dengan penetapan PT Nations Petroleum sebagai pemenang lelang, pemerintah menetapkan kembali pengelolaan Natuna D-Alpha melalui mekanisme penawaran langsung.

Komitmen pasti yang diberikan pemenang lelang mencakup kegiatan eksplorasi dan persiapan pengembangan yang berkaitan dengan karakteristik gas Natuna D-Alpha, termasuk studi terintegrasi CO2 serta kegiatan engineering dan appraisal.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya