Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Mengenal Karakteristik dan Bahaya Infeksi Influenza A

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 09:36 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Kasus infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza, khususnya Influenza A, belakangan ini terpantau mengalami peningkatan di sejumlah daerah di Indonesia.

Kondisi ini menarik perhatian serius mengingat karakteristiknya yang berbeda dan berpotensi menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan flu biasa.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa Kementerian Kesehatan terus memantau pergerakan kasus ini secara intensif melalui berbagai titik sentinel.


Pihaknya juga telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit untuk meninjau langsung daerah-daerah yang melaporkan lonjakan kasus.

“Ada kenaikan influenza ini selalu kita monitor. Saya dengar ada yang di Jawa Timur, di beberapa titik agak naik. Memang saya sudah minta teman-teman dari P2 untuk lihat di daerah-daerah mana khususnya. Karena itu kan menular, ya,” ungkap Budi.

Kendati demikian, masyarakat diimbau agar tidak panik secara berlebihan. Menkes Budi menegaskan bahwa varian Influenza A yang tengah beredar saat ini berbeda dengan subtipe H5 yang berkaitan dengan flu burung dan tergolong mematikan.

“Cuma kalau Influenza A ini, ini kan bukan influenza yang mematikan ya. Yang kita takutkan karena yang ada H5, yang dulu pernah kejadian yang flu burung,” tambahnya.

Meskipun penanganannya dapat dicegah dengan perlindungan standar, kelompok rentan seperti bayi dan balita perlu mendapat perhatian ekstra.

Pada anak-anak, infeksi ini berisiko berkembang menjadi komplikasi serius seperti pneumonia, bronkiolitis, peradangan otot, ensefalitis atau peradangan otak, hingga gangguan pada jantung.

Untuk meminimalisasi penularan, langkah pencegahan dapat dilakukan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Masyarakat dianjurkan untuk rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kontak langsung dengan penderita, tidak menyentuh area mata, hidung, dan mulut sebelum membersihkan tangan, serta melengkapi perlindungan diri dengan vaksinasi influenza tahunan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya