Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Politik

Produk UMKM Lokal Didorong Kuasai Gerai Kopdes

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 09:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menginstruksikan agar gerai-gerai di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus memprioritaskan barang-barang yang dijual merupakan hasil produk UMKM lokal di daerah masing-masing.

“UMKM dikurasi, para petugas diberikan pelatihan dalam mengelola koperasi. Kami akan terus dampingi. Jadi produk-produknya UKM lokal tidak perlu bingung karena sudah ada tempatnya di KDKMP, kata Menkop Ferry saat memberikan sambutan sekaligus membuka Borobudur Indonesia Expo dan KDKMP Expo 2026 di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis malam, 17 September 2026.

Ferry menegaskan, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menggerakkan tiga pilar ekonomi secara setara koperasi, BUMN, dan swasta. Koperasi kini dipulihkan kembali menjadi sokoguru atau arus utama perekonomian nasional. 


“Kementerian Koperasi (Kemenkop) melaksanakan tiga langkah cepat untuk mengembalikan kepercayaan terhadap koperasi,” ucapnya.

Pertama, rebranding. Koperasi kurang diperhatikan dan tidak dikenal oleh generasi muda, milenial, maupun Gen Z. “Kini koperasi mulai dipahami kembali, didukung langkah Provinsi Jawa Tengah yang memasukkan kembali mata pelajaran perkoperasian ke jenjang pendidikan dasar dan menengah,” ucapnya.

Kedua, digitalisasi. Transformasi dari sistem tradisional menjadi modern dipercepat agar koperasi mampu bersaing di era kekinian. Ketiga, pembenahan tata kelola. Koperasi tidak lagi dinilai sekadar dari pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), melainkan dari kinerja usahanya. 

Kemenkop mendorong koperasi kembali masuk ke sektor produksi, distribusi, industri, maupun keuangan sesuai cita-cita para pendiri bangsa.

“Karena itu, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga seni dibentuk menjadi koperasi agar dapat mengakses permodalan, pendampingan, teknologi, dan pasar secara lebih luas,” tegasnya.

Menkop juga meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda), Walikota hingga Bupati segera mengkurasi kelompok-kelompok usaha dan membentuk koperasi, sehingga produk lokal dapat naik kelas dan mendunia.

“Saya harap Borobudur Indonesia Expo 2026 menjadi momentum penguatan pasar produk koperasi dan UMKM, sekaligus mempercepat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat demi kemajuan ekonomi rakyat,” tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya