Berita

Karyawan PT HD Arjuna menggelar unjuk rasa di depan areal usaha mereka di Club de Arjuna di Jalan Raya Kedoya Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dua Bulan Setop Operasi

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 19:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Ratusan karyawan PT HD Arjuna menggelar unjuk rasa di depan areal usaha mereka di Club de Arjuna di Jalan Raya Kedoya Jakarta Barat, pada Kamis 17 September 2026.

Pasalnya karyawan PT HD Arjuna sudah dua bulan tidak lagi beraktivitas gara-gara tempat usahanya ditutup akibat sengketa kepemilikan lahan.

Sambil membentangkan berbagai spanduk protes, karyawan menuntut PT HD Arjuna kembali dibuka agar mereka bisa bekerja lagi. 


PT HD Arjuna diketahui ditutup akibat persoalan sengketa kepemilikan lahan antara PT HD Arjuna dengan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris yaitu H Sulardi dan Ahmad Mawardi.

Kasus sengketa lahan tersebut masih bergulir di ranah hukum dan hingga kini belum inkrah.

Sejak penutupan Club de Arjuna, praktis para karyawan tidak dapat bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Deby salah satu karyawan mengaku harus membanting tulang berjualan kerupuk. 

Ratusan karyawan berencana melakukan audensi dengan pihak Pemkot Jakarta Barat untuk mengadukan nasib mereka. 

Aksi tersebut berlangsung tertib, karena dijaga ratusan aparat dari Polres Jakarta Barat. Sedangkan pintu masuk areal kantor ditutup dan dijaga oleh massa salah satu ormas.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya