Berita

Kuasa hukum WNA asal Malaysia S, Bagas Pangestu Pribadi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pasa Selasa, 15 September 2026. (Foto: Istimewa)

Hukum

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 02:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Warga negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial S bin AS melaporkan salah seorang perwira menengah (pamen) Polri berpangkat Komisaris Besar (Kombes) berinisial F ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan terkait investasi emas di Sulawesi Utara. 

Laporan tersebut tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/379/VII/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 20 Agustus 2026. 

“Kami menerima laporan perkembangan penyelidikan atas laporan kami terkait dugaan penipuan dan penggelapan investasi tambang emas yang diduga dilakukan oleh Kombes berinisial F,” kata kuasa hukum S, Bagas Pangestu Pribadi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Selasa, 15 September 2026.


Dari sisi korban, awal mula kasus bermula saat S dikenalkan dengan F melalui pihak ketiga untuk ikut menawarkan investasi tambang emas di Gedung Bareskrim Polri pada Mei 2025.

F pun disebut meyakinkan S bahwa tambang tersebut sudah legal dan perizinannya akan segera terbit. Mendengar hal itu, S yang merupakan WNA Malaysia kemudian percaya dengan tawaran tersebut. 

S pun disebut beberapa kali menanamkan modal hingga totalnya mencapai Rp58,5 miliar sejak Mei hingga Oktober 2025. Dengan rincian, pertama dilakukan pada Mei 2025 sebesar Rp26 miliar, lalu Rp13 miliar pada Juni atau Juli 2025, selanjutnya sebesar Rp19,5 miliar pada Oktober 2025. 

"Dari masa itu klien kami hanya menerima Rp4 miliar pada Februari 2026,” jelas Bagas.

Kurang puas dengan keuntungan yang didapat dan merasa dirugikan, pihak S sempat dua kali mengirimkan somasi kepada F. Namun, somasi tersebut disebut tidak mendapat tanggapan.

Menyikapi hal ini, Kombes F tidak menampik adanya laporan tersebut dan justru akan kembali melaporkan pihak S lewat pasal pencemaran nama baik.

“Akan saya laporkan yang bersangkutan (dugaan) pencemaran nama baik dan laporan atau keadaan palsu,” kata F saat dihubungi wartawan.

F pun berencana akan membeberkan cerita yang sebenarnya agar publik bisa melihat secara utuh. 

“Ceritanya enggak seperti yang disampaikan dan yang bersangkutan merupakan terlapor atas kasus penipuan investasi eurobit yang saya infokan ke cyber di bulan April dan ada korban di Bali bulan Agustus,” kata F.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya