Berita

Serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa, 15 September 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Dicopot Prabowo, Purbaya Akui Ada Masalah Internal Kemenkeu

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 18:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Purbaya Yudhi Sadewa tak membantah adanya konflik internal di Kementerian Keuangan yang menjadi salah satu alasan dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

Purbaya bahkan mengakui ada kaitan antara pencopotan dirinya dengan persoalan internal yang muncul setelah dirinya merotasi ratusan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

“Sebagian ada (kaitan), sebagian iya,” kata Purbaya usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa 15 September 2026.


Meski demikian, Purbaya mengaku tidak terlalu terkejut dengan keputusan pencopotan tersebut. Menurut dia, perkiraan 50-50 tersebut muncul dari perhitungannya sendiri mengenai kemungkinan adanya perubahan di pemerintahan.

“Kita sudah hitung-hitung kira-kira 50-50. Tapi baru dikasih tahunya waktu itu (kemarin). Soal pemicunya apa, tanyanya Presiden lah itu. Tapi kan bisa lihat dari omongannya, ‘oh 50-50,” kata Purbaya.

Isu itu sebelumnya disampaikan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira. Ia menyebut terdapat sejumlah polemik di internal Kemenkeu, salah satunya menyangkut perombakan pejabat hingga perbedaan pandangan mengenai kebijakan restitusi pajak.

"Jadi persoalan reshuffle Purbaya ini dimulai dari koordinasi internal yang masalah gitu ya, antara Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Pajak terutama soal pergantian eselon dua," kata Bhima kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Senin, 14 September 2026.

Sebelumnya pada Kamis 10 September 2026, Purbaya melakukan perombakan besar-besaran terhadap jajaran pegawai Kemenkeu. Perombakan mencakup sejumlah unit strategis, mulai dari jajaran direktorat jenderal hingga Badan Layanan Umum (BLU), termasuk jajaran direksi Special Mission Vehicle (SMV).

Berdasarkan sumber RMOL, perombakan pejabat internal Kemenkeu sempat mendapat penolakan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama serta Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto. Keduanya juga disebut menolak hadir dalam agenda pelantikan pejabat hasil perombakan tersebut.

Namun, isu konflik internal tersebut dibantah Dirjen Bea Cukai. Djaka menegaskan tidak ada konflik antara dirinya dengan Purbaya.

"Kata siapa? ngarang-ngarang aja," kata Djaka saat dikonfirmasi wartawan di Kementerian Keuangan usai serah terima jabatan.

“Siapa bilang? Ngaco-ngaco aja. Nggak benar, bohong,” sambung Djaka sambil tertawa.

Djaka pun berharap pergantian kepemimpinan di Kemenkeu tidak mengganggu tugas kementerian dalam menjaga APBN.

"Harapannya ke depan Kementerian Keuangan bisa selalu menjaga APBN dengan baik," tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya