Berita

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Dirjen Bea Cukai Bantah Konflik dengan Purbaya: Ngaco!

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 14:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama membantah adanya konflik internal dengan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Bantahan itu disampaikan Djaka usai menghadiri serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya kepada Suahasil Nazara di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 15 September 2026.

"Kata siapa? ngarang-ngarang aja," kata Djaka saat dikonfirmasi wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.


Djaka kembali menegaskan bahwa isu konflik tersebut tidak benar.

“Siapa bilang? Ngaco-ngaco aja. Nggak benar, bohong,” sambungnya sambil tertawa.

Meski demikian, Djaka berharap Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Suahasil Nazara dapat menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Harapannya ke depan Kementerian Keuangan bisa selalu menjaga APBN dengan baik," tandas Djaka.

Sebelumnya, isu konflik internal di Kementerian Keuangan mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada Senin, 14 September 2026.

Isu tersebut kemudian dikaitkan dengan hubungan Purbaya dengan sejumlah pejabat Kemenkeu, termasuk Djaka Budhi Utama dan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto.

Spekulasi itu muncul setelah Purbaya melakukan perombakan terhadap ratusan pejabat eselon II dan III di lingkungan Kementerian Keuangan pada Kamis, 10 September 2026.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya