Berita

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Politik

Pergantian Menkeu Disorot, Beda Cerita Jika Purbaya Wakili Parpol

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan relatif mudah dilakukan karena tidak memiliki afiliasi dengan partai politik maupun dukungan politik di pemerintahan.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, kondisi tersebut berbeda dengan menteri yang berasal dari partai politik pendukung pemerintah. Pergantian terhadap menteri yang memiliki kendaraan politik dinilai membutuhkan pertimbangan lebih matang karena berkaitan dengan stabilitas dan dukungan politik terhadap pemerintahan.

“Purbaya paling aman dicopot karena tidak mewakili kepentingan partai politik mana pun. Tapi kalau Purbaya menjadi salah satu menteri yang mewakili partai yang saat ini berada di koalisi pemerintahan, tentu treatment-nya agak hati-hati karena menyangkut soal stabilitas, menyangkut dukungan politik terhadap pemerintah,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 15 September 2026.


Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa menteri dari partai politik tetap dipertahankan meski terkadang menghadapi persoalan komunikasi publik atau mendapat sorotan.

“Tidak mengherankan ketika menteri dari partai politik sekalipun ada gonjang-ganjing komunikasi publiknya tidak bagus, kenapa tidak di-reshuffle hingga hari ini? Tentu salah satu faktornya adalah menjaga stabilitas dan dukungan politik terhadap pemerintah hari ini,” ujarnya.

Sementara Purbaya, kata Adi, tidak memiliki afiliasi maupun kekuatan politik yang menjadi penyangga posisinya di pemerintahan. Karena itu, pergantian dirinya sebagai Menkeu menjadi lebih mudah dilakukan.

“Purbaya dinilai tidak memiliki afiliasi dan punya backup politik secara kepercayaan. Jadi wajar jika terjadi reshuffle terkesan mendadak, tak ada asap tak ada api, tiba-tiba posisinya sebagai Menteri Keuangan itu diganti,” pungkas Adi.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya