Berita

Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 10:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kembali melemah pada perdagangan Selasa, 15 September 2026, di tengah proses pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Mengutip data Bloomberg hingga pukul 09.30 WIB, Rupiah berada di level Rp17.674 per Dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.669 per Dolar AS.

Pelemahan Rupiah terjadi menjelang serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan yang dijadwalkan berlangsung siang ini di Kementerian Keuangan, setelah Purbaya dicopot Presiden Prabowo Subianto dan digantikan Suahasil Nazara.


Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, tekanan terhadap Rupiah salah satunya dipicu meningkatnya ketidakpastian fiskal setelah pergantian Menkeu secara mendadak.

"Ya karena kita lihat bahwa pergantian Menteri ya keuangan secara mendadak ya dari Purbaya Yudhi Sadewa ya memicu kekhawatiran pelaku pasar ya dari investor asing mengenai kesinambungan kebijakan anggaran pemerintah ke depan," kata Ibrahim dalam risetnya.

Menurutnya, kekhawatiran pasar juga berkaitan dengan sejumlah perubahan dalam asumsi anggaran yang sebelumnya disampaikan Purbaya.

"Di semester kedua itu ada perubahan-perubahan ya jadi dari 2,68 persen defisit anggaran menjadi 2,86 persen. Ya kemudian minyak mentah pun juga dari 70 Dolar AS berubah menjadi 80," ujarnya.

Ibrahim menilai perubahan asumsi tersebut menunjukkan adanya dinamika yang cukup signifikan dalam kebijakan fiskal pemerintah, yang masih menggantung dengan adanya pergantian bendahara negara.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya