Berita

LPPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan LPPOM Halal Connect 2026 pada 9-10 September 2026.(Foto: Dok. LPPOM)

Bisnis

LPPOM Perkuat Ekosistem Halal dan Buka Akses UMKM ke Pasar

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 01:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan LPPOM Halal Connect 2026 pada 9-10 September 2026. 

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem halal di Bangka Belitung, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha, khususnya UMK, terhadap sertifikasi halal, edukasi, pembiayaan, pasar, dan jejaring bisnis.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi peresmian gedung baru LPPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, launching Halal Service Point (HSP), serta launching Program Agen Halal, sebagai bagian dari penguatan layanan dan jaringan pendampingan halal di daerah.


“Kami ingin mewujudkan UMKM Bangka Belitung yang halal, berdaya saing, dan siap menembus pasar, baik nasional maupun ekspor," kata Direktur LPPOM Bangka Belitung, Muhammad Ihsan, dalam keterangannya, Rabu 9 September 2026.

Sementara, Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga atau satu sektor saja. 

"Sertifikasi halal merupakan salah satu bagian penting, tetapi pelaku usaha juga membutuhkan edukasi, pendampingan, akses pembiayaan, akses pasar, jejaring bisnis, inovasi, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan,” kata Muti.

Melalui Halal Connect 2026, LPPOM berupaya mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, komunitas, pembeli atau buyer, organisasi, serta berbagai pihak lainnya untuk membangun konektivitas yang lebih kuat.

Muti menilai Bangka Belitung memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem halal. Potensi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti sebagai potensi. Tetapi mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kita ingin semakin banyak pelaku usaha, khususnya UMK, mendapatkan akses terhadap sertifikasi halal," kata Muti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya