Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Dok. DPP PDIP)

Politik

Airlangga Pribadi Meninggal Dunia

PDIP: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Membumikan Pemikiran Bung Karno

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 01:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia kembali kehilangan salah satu intelektual kritis. Akademisi Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi Kusman, atau yang akrab disapa Mas Angga, meninggal dunia pada Rabu 9 September 2026.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Airlangga. Menurutnya, almarhum merupakan sosok intelektual yang konsisten menggeluti persoalan demokrasi, keadilan sosial, ekonomi-politik, sekaligus tekun menggali pemikiran Bung Karno.

"Indonesia kehilangan seorang intelektual yang memiliki keberanian berpikir, ketekunan akademik, dan kepedulian yang sangat kuat terhadap persoalan rakyat, demokrasi, serta masa depan Indonesia," kata Hasto.


Hasto menilai salah satu warisan penting Airlangga adalah upayanya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno agar tidak berhenti sebagai catatan sejarah maupun simbol.

Menurutnya, Airlangga meyakini gagasan Bung Karno harus terus dipelajari, diperdebatkan, dan dikontekstualisasikan untuk menjawab persoalan bangsa hari ini.

"Mas Angga mengingatkan kembali tentang falsafah pembebasan rakyat Marhaen sebagai praksis terpenting ideologi Pancasila," kata Hasto.

Ketekunan tersebut salah satunya dituangkan Airlangga melalui karya terbarunya, 'Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z', yang ditulis bersama Rocky Gerung.

Hasto juga mengenang perjumpaan intelektualnya dengan Airlangga di Blitar, Jawa Timur, pada pertengahan Juni 2026. Keduanya menjadi narasumber Seminar Nasional "Membumikan Pancasila" yang digelar di halaman Museum Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno.

Dalam forum tersebut, keduanya membahas pentingnya mengembalikan Pancasila dan Marhaenisme pada watak dasarnya sebagai ideologi yang berpihak kepada rakyat kecil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya