Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Gedung Kemenkeu , Jakarta, Rabu 9 September 2026. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya Jamin Cicilan Kopdes Merah Putih Tak Akan Gagal Bayar

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 21:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pembayaran pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan berujung pada gagal bayar. 

Bendahara negara itu mengatakan cicilan pembangunan Kopdes nantinya akan langsung disetorkan kepada Himpunan Bank Negara (Himbara) sesuai dengan pengajuan Kementerian Koperasi.

"Kita memastikan bahwa tidak akan gagal dalam bayar, sehingga perbankan akan tetap baik-baik saja keadaannya nanti," kata Purbaya di kantornya, Jakarta pada Rabu, 9 September 2026.


Sebelumnya, Purbaya mengatakan pemerintah telah menyiapkan dana Rp40 triliun untuk membayar cicilan dan bunga pembangunan Kopdes yang jatuh tempo pada 27-28 September 2026.

"Kita sudah sediakan uang Rp40 triliun, sudah siap dari awal tahun itu, untuk membayar cicilan dan bunganya. Jadi September ini kan 27-28 itu akan jatuh tempo," kata Purbaya di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Meski demikian, pembayaran tidak dilakukan secara otomatis terhadap seluruh kewajiban. Pemerintah masih menunggu proses audit dan verifikasi, sekaligus mempertimbangkan progres pembangunan masing-masing Kopdes.

Kopdes yang telah selesai dibangun akan diprioritaskan untuk dibayarkan. Sementara yang masih dalam proses akan mendapatkan skema pembayaran dengan persyaratan tertentu.

"Yang sudah selesai kita bayar dulu nanti yang belum-belum itu kita lihat sampai mana prosesnya. Nanti kita bayar dengan kondisi tertentu dengan janji atau komitmen tertentu nanti. Pasti akan dibicarakan," tandasnya.

Adapun anggaran Rp40 triliun tersebut merupakan bagian dari alokasi total anggaran untuk program Kopdes Merah Putih sebesar Rp240 triliun yang bersumber dari pos Dana Desa.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya