Berita

Menpora Erick Thohir (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Restui Menpora Ajukan Anggaran Pelatnas Multiyears ke Istana

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 18:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir segera mengajukan surat kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) terkait pendanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan skema multiyears.

Arahan tersebut diungkap Erick dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Erick berharap skema anggaran multiyears menjadi terobosan agar pembiayaan pelatnas tidak lagi bergantung pada pencairan anggaran setiap tahun yang berpotensi mengganggu kesinambungan program latihan atlet.


"Dan beliau (Prabowo) langsung meminta saya untuk mengirimkan surat segera kepada Mensesneg, bagaimana pelatnas ini bisa nanti multiyears. Tidak lagi per tahun," ujarnya kepada awak media.

Menurut Erick, skema tersebut memungkinkan anggaran yang tersedia untuk tahun berjalan maupun tahun berikutnya dikelola secara lintas tahun.

Apabila terdapat efisiensi anggaran, sisa dana dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pelatnas pada periode selanjutnya, sedangkan kekurangan anggaran akan ditambahkan langsung oleh presiden. 

"Kalau tadi pandangan dari Bapak Presiden, yang terpenting dari anggaran kami itu kan tahun ini ada, tahun depan ada. Nah ini bisa lintas tahun. Yang tahun depan, misalnya dengan efisiensi masih tersisa, bisa lintas tahun. Kalau kurang, Bapak Presiden nambahin," jelasnya.

Meski demikian, Erick menekankan mekanisme pendanaan multiyears harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel untuk mencegah potensi penyalahgunaan anggaran. 

"Nah yang penting bagaimana mekanisme ini harus transparan dan juga tidak ada indikasi hal-hal yang memang menjadi kasus korupsi dan lain-lain. Kita harus transparan semuanya dan kita harus lindungi atlet kita," tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya