Berita

(Kiri) Direktur BCA Haryanto T. Budiman dan (kanan) EVP Wealth Management, Indrawan B. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

AUM Wealth Management BCA Tembus Rp339 Triliun, Tumbuh 16 Persen

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 16:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dana kelolaan atau asset under management (AUM) bisnis wealth management PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mencapai Rp339 triliun hingga Juni 2026.

Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengungkapkan, AUM tersebut tumbuh 16 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Haryanto mengatakan, pertumbuhan itu konsisten sejak BCA pertama kali menggelar Wealth Summit pada 2022. Saat itu, AUM wealth management BCA masih berada di kisaran Rp139 triliun.


"2022 waktu kita pertama kali melakukan Wealth Summit, AUM kita itu hanya Rp139 triliun. Terus naik, tidak pernah turun dari tahun ke tahun. Sampai yang terakhir ini adalah Rp339 triliun. Dibandingkan dengan tahun lalu, naiknya masih 16 persen," kata Haryanto di Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan nasabah terhadap BCA dalam mengelola dan mengembangkan dana mereka.

Nasabah tidak hanya menempatkan dana dalam produk simpanan seperti rekening giro, tabungan, dan deposito, tetapi juga mulai memanfaatkan berbagai instrumen investasi yang tersedia.

"Ini adalah yang kita inginkan. Kita gak pernah ada set target seperti apa, tapi faktanya menunjukkan memang selalu meningkat," ujarnya.

Seiring dengan pertumbuhan tersebut, BCA kembali menggelar Wealth Summit untuk kelima kalinya pada 2026. Tahun ini, agenda tersebut mengusung tema "Guard Your Future, Lead What's Next".

Haryanto menegaskan, BCA tidak menetapkan target khusus terkait pertumbuhan AUM melalui penyelenggaraan Wealth Summit 2026.

Menurutnya, pertumbuhan bisnis akan mengikuti kepercayaan nasabah terhadap layanan dan pendampingan finansial yang diberikan BCA.

"Kita ingin menjadi trusted advisor bagi nasabah-nasabah kita. Yang namanya angka itu akan datang dengan sendiri," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya