Berita

(Kiri) Direktur BCA Haryanto T. Budiman dan (kanan) EVP Wealth Management, Indrawan B. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

AUM Wealth Management BCA Tembus Rp339 Triliun, Tumbuh 16 Persen

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dana kelolaan atau asset under management (AUM) bisnis wealth management PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mencapai Rp339 triliun hingga Juni 2026.

Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengungkapkan, AUM tersebut tumbuh 16 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Haryanto mengatakan, pertumbuhan itu konsisten sejak BCA pertama kali menggelar Wealth Summit pada 2022. Saat itu, AUM wealth management BCA masih berada di kisaran Rp139 triliun.


"2022 waktu kita pertama kali melakukan Wealth Summit, AUM kita itu hanya Rp139 triliun. Terus naik, tidak pernah turun dari tahun ke tahun. Sampai yang terakhir ini adalah Rp339 triliun. Dibandingkan dengan tahun lalu, naiknya masih 16 persen," kata Haryanto di Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan nasabah terhadap BCA dalam mengelola dan mengembangkan dana mereka.

Nasabah tidak hanya menempatkan dana dalam produk simpanan seperti rekening giro, tabungan, dan deposito, tetapi juga mulai memanfaatkan berbagai instrumen investasi yang tersedia.

"Ini adalah yang kita inginkan. Kita gak pernah ada set target seperti apa, tapi faktanya menunjukkan memang selalu meningkat," ujarnya.

Seiring dengan pertumbuhan tersebut, BCA kembali menggelar Wealth Summit untuk kelima kalinya pada 2026. Tahun ini, agenda tersebut mengusung tema "Guard Your Future, Lead What's Next".

Haryanto menegaskan, BCA tidak menetapkan target khusus terkait pertumbuhan AUM melalui penyelenggaraan Wealth Summit 2026.

Menurutnya, pertumbuhan bisnis akan mengikuti kepercayaan nasabah terhadap layanan dan pendampingan finansial yang diberikan BCA.

"Kita ingin menjadi trusted advisor bagi nasabah-nasabah kita. Yang namanya angka itu akan datang dengan sendiri," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya