Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Ambruk Dihantam AI

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street berakhir di zona merah pada perdagangan Selasa, 8 September 2026, waktu Amerika Serikat (AS).

Tekanan terbesar datang dari saham perusahaan teknologi, terutama sektor software. Investor melepas saham perusahaan di sektor tersebut karena khawatir perkembangan kecerdasan buatan (AI) dapat mengganggu bisnis perusahaan yang selama ini mengandalkan layanan perangkat lunak.

Indeks S&P 500 turun 0,58 persen ke 7.673,52. Nasdaq Composite melemah 0,32 persen menjadi 26.421,41, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun lebih dalam, yakni 1,18 persen ke 52.786,07.


Tekanan paling terasa pada saham perusahaan software. Salesforce turun sekitar 4 persen, Intuit merosot 4 persen, sementara ServiceNow anjlok 5 persen. Indeks sektor software dan layanan S&P 500 juga turun 1,4 persen dan mencatat pelemahan untuk hari kedua berturut-turut.

Penurunan tersebut dipicu kembali oleh kekhawatiran investor bahwa perkembangan AI dapat mengancam bisnis perusahaan software. Peluncuran model AI terbaru OpenAI, GPT-6 Astra, pekan lalu kembali memunculkan spekulasi bahwa teknologi AI semakin mampu menggantikan sejumlah layanan yang selama ini ditawarkan perusahaan software.

Di sisi lain, saham perusahaan chip menguat setelah Intel dan Qualcomm mencapai kesepakatan dengan Amazon untuk mengembangkan chip AI khusus. Saham Intel melonjak 9 persen, sedangkan Qualcomm naik 3,2 persen.

Pergerakan Wall Street juga dipengaruhi kekhawatiran terhadap arah suku bunga Federal Reserve AS. Investor kini menunggu data inflasi harga produsen dan konsumen yang akan dirilis pekan ini sebagai petunjuk mengenai kebijakan The Fed dalam pertemuan 15-16 September. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan tersebut mencapai 60 persen.

Sementara itu, konflik di Timur Tengah kembali menekan sentimen pasar. Harga minyak sempat menyentuh level tertinggi dalam enam minggu setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang fasilitas energi Arab Saudi. Saham sektor energi S&P 500 justru naik 1 persen, dengan Marathon Petroleum menguat 2,4 persen dan Occidental Petroleum naik 1 persen.

Tekanan juga terlihat pada saham kripto setelah harga Bitcoin kembali turun dari level 80.000 Dolar AS. Saham Coinbase merosot 3,1 persen, sementara Strategy turun 4,4 persen. Secara keseluruhan, saham yang turun di indeks S&P 500 lebih banyak dibandingkan yang naik dengan rasio 2,4 banding 1.

Meski terkoreksi, S&P 500 masih mencatat kenaikan sekitar 12 persen sepanjang 2026. Indeks tersebut kini sekitar 1 persen di bawah rekor penutupan yang dicapai pada 13 Agustus. Valuasi S&P 500 juga turun menjadi sekitar 19 kali proyeksi laba, dari 21 kali pada awal Juni, menurut data LSEG.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya