Berita

Ketua Komisi V DPR Lasarus. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Dukung Wacana Integrasi BMKG dengan Badan Geologi

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR mendukung wacana Presiden Prabowo Subianto yang ingin menyatukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Geologi. 

Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan bahwa pada prinsipnya, lembaga legislatif menerima apa pun usulan kebijakan yang baik untuk penanganan bencana di Tanah Air.

"Kami prinsip mendukung, karena sifat koordinasi yang paling nyaman di pemerintah itu seperti apa. Kami sifatnya kan menerima," kata Lasarus kepada wartawan di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa, 8 September 2026


Legislator dari Fraksi PDIP ini bahkan menilai bila pengintegrasian kedua badan itu dapat mengefektifkan kinerja lembaga dalam penanganan bencana. Koordinasi dinilai akan lebih mudah jika BMKG dan Badan Geologi, yang saat ini berada di bawah Kementerian ESDM, disatukan.

"Geologi mengamati aktivitas gunung berapi. Dampak dari letusan itu BMKG juga punya instrumen. Peralatan dan sumber daya manusia yang terkait dengan geologi juga ada di BMKG. Saya setuju kalau itu digabungkan. Lebih efektif dan efisien dari sisi komunikasi," ujarnya.

Lasarus pun mengingatkan agar pemerintah bisa lebih dulu menyelesaikan persoalan personel dan administratif kenegaraan di antara kedua badan tersebut jika wacana pengintegrasian itu benar-benar akan dilakukan.

Di sisi lain, Lasarus mengamini bila penanganan bencana memang lebih efektif ditangani BMKG. Apalagi, sebagian peralatan BMKG juga dipakai oleh Badan Geologi untuk mendata geologi.

"Jadi, monggo sajalah, kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan menurut saya baik sih, ide itu baik," tegasnya.

Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan wacana pengintegrasian antara BMKG dan Badan Geologi. 

Wacana itu disampaikan Kepala Negara dalam rapat terbatas mengenai penanganan bencana bersama kementerian/lembaga pada Senin, 8 September 2026.

Menurut Presiden, pemerintah akan membahas rencana itu lebih lanjut menyusul rentetan bencana yang melanda tanah air, terlebih Indonesia merupakan negara yang berada di cincin api Pasifik (ring of fire).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya