Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Dukung Wacana Peleburan Badan Geologi dan BMKG dengan Syarat

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta pemerintah mengkaji secara matang wacana peleburan Badan Geologi ke dalam Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum resmi direalisasikan.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan, kedua lembaga tersebut memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. Kajian mendalam diperlukan guna memastikan penggabungan benar-benar meningkatkan efektivitas kerja pemerintah, bukan sekadar formalitas.

“Kami meminta itu untuk dikaji dulu apakah itu diperlukan, karena penugasannya dan tugasnya itu berbeda-beda,” ujar Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 September 2026.


Puan menegaskan, parlemen pada dasarnya terbuka mendukung kebijakan tersebut selama berdasar pada analisis mendalam yang membuktikan efisiensinya.

“Kalau itu dianggap memang akan lebih efektif, ya tentu saja DPR akan mendukung hal tersebut,” tambahnya.

Politikus PDIP ini mewanti-wanti agar hasil pengkajian memuat dasar urgensi serta manfaat nyata bagi pelayanan masyarakat dan mitigasi bencana.

“Jadi lebih baik dikaji dulu dan pengkajiannya itu harus memang bermanfaat,” pungkas Puan.

Wacana penggabungan ini sebelumnya dilempar Presiden Prabowo Subianto merespons rentetan bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di tanah air.

"Kepala Badan Geologi nanti saya kira akan kerja sama lebih erat dengan yang lain, nanti kita pikirkan apakah Badan Geologi diintegrasikan dengan BMKG. Tapi, ya, nanti kita bahas itu," kata Prabowo dalam rapat terbatas secara virtual, Senin, 7 September 2026 kemarin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya