Berita

Kepala BNPB, Suharyanto. (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB Indonesia)

Politik

98 Persen Kebakaran Lahan Gambut di Enam Provinsi Berhasil Dipadamkan

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 98 persen kebakaran lahan gambut di enam provinsi prioritas di Sumatera dan Kalimantan berhasil dipadamkan. 

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, hingga Senin, 7 September 2026, petugas telah memadamkan 71.069,65 hektare (ha) dari total 72.009,10 ha lahan gambut yang terbakar di enam provinsi tersebut. 

"Kami sudah berhasil memadamkan 71.069,65 hektare di enam provinsi per hari ini. Jadi kami laporkan total yang terbakar di enam provinsi yang lahan gambut. Lahan gambut ini yang susah untuk dipadamkan," kata dia.


Dari total luasan tersebut, kebakaran tersebar di lahan konsesi maupun lahan masyarakat dan kawasan hutan. Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan luas kebakaran terbesar mencapai 38.310,86 ha, disusul Riau 15.738,92 ha dan Kalimantan Selatan 8.019,63 ha. 

Sementara Kalimantan Tengah mencatat 7.634,46 ha, Sumatera Selatan 1.926,23 ha, dan Jambi 379 ha.

Suharyanto menjelaskan, data luasan tersebut diperoleh melalui pemantauan dan verifikasi berlapis. Kementerian Kehutanan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terlebih dahulu mengidentifikasi titik panas atau hotspot menggunakan data satelit. 

Hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi kemudian diverifikasi melalui patroli udara menggunakan helikopter dan patroli darat untuk memastikan titik tersebut benar-benar merupakan kebakaran.

Berdasarkan hasil verifikasi, petugas menentukan area yang terbakar untuk selanjutnya ditangani melalui operasi pemadaman darat dan udara. 

"Ketemulah yang betul-betul terbakar. Nah, ini kami padamkan dengan operasi darat dan operasi udara," ungkapnya.

Dengan capaian tersebut, luas kebakaran yang masih menjadi sasaran penanganan tersisa sekitar 939,45 ha. 

BNPB terus melakukan pemadaman terhadap area tersebut, sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru maupun potensi kebakaran lama yang kembali menyala akibat karakteristik lahan gambut.

"Apakah 939,45 ini setelah dipadamkan hari ini, besok berkurang? Mudah-mudahan berkurang. Tapi kadang-kadang juga tidak berkurang signifikan karena hari ini juga ditemukan titik kebakaran yang baru, atau kebakaran yang lama yang sudah dipadamkan tiba-tiba hidup kembali. Itulah kesulitannya lahan gambut di enam provinsi prioritas ini," jelas dia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya