Berita

Menhut Raja Antoni bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jambi Al Haris, TNI dan Polri usai peninjauan karhutla di Jambi. (Foto: Kemenhut)

Politik

September Puncak Karhutla, Semua Pihak Diminta Kolaborasi

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bulan September menjadi periode penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta seluruh pihak tetap waspada dan bersama-sama mengatasi persoalan karhutla.

“Namun sekali lagi harus dijaga secara baik. Karena sekali lagi puncak karhutla ini adalah bulan September. Ini medan perjuangan, ladang perjuangannya justru di September ini,” kata Menhut Raja Antoni usai peninjauan karhutla di Jambi, Rabu, 2 September 2026.

Dia mengatakan perkembangan karhutla di sejumlah daerah masih membutuhkan perhatian. Khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah kembali menunjukkan peningkatan hotspot sehingga menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional.


Menhut sendiri telah melakukan pemantauan udara kondisi karhutla Jambi, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jambi Al Haris, TNI dan Polri. Menurutnya amat penting menjaga kondisi di Jambi meski trennya relatif baik. 

Di samping itu, penambahan hotspot tetap perlu diikuti dengan pengecekan untuk memastikan apakah titik tersebut merupakan fire spot.

“Khusus di Jambi seperti yang saya katakan tadi, trennya baik. Bahkan per hari kemarin hotspotnya 0. Cuman itu data per jam 23.59 hari yang lalu. Ternyata pagi hari ini bertambah hotspot-nya. Fire spotnya dicek kembali tadi saya sudah sampaikan pada Kepala BPBD. Relatif ya, relatif oke,” ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan selama September. Dia meminta pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam penanganan karhutla.

“Jadi semua saya harap, Pemda, TNI, Polri, termasuk masyarakat, diharapkan bersama-sama berpartisipasi untuk mengatasi persoalan karhutla ini,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya