Menhut Raja Antoni bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jambi Al Haris, TNI dan Polri usai peninjauan karhutla di Jambi. (Foto: Kemenhut)
Menhut Raja Antoni bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jambi Al Haris, TNI dan Polri usai peninjauan karhutla di Jambi. (Foto: Kemenhut)
“Namun sekali lagi harus dijaga secara baik. Karena sekali lagi puncak karhutla ini adalah bulan September. Ini medan perjuangan, ladang perjuangannya justru di September ini,” kata Menhut Raja Antoni usai peninjauan karhutla di Jambi, Rabu, 2 September 2026.
Dia mengatakan perkembangan karhutla di sejumlah daerah masih membutuhkan perhatian. Khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah kembali menunjukkan peningkatan hotspot sehingga menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional.
Populer
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40
UPDATE
Rabu, 02 September 2026 | 12:22
Rabu, 02 September 2026 | 12:16
Rabu, 02 September 2026 | 11:56
Rabu, 02 September 2026 | 11:53
Rabu, 02 September 2026 | 11:49
Rabu, 02 September 2026 | 11:38
Rabu, 02 September 2026 | 11:24
Rabu, 02 September 2026 | 11:19
Rabu, 02 September 2026 | 11:17
Rabu, 02 September 2026 | 10:58