Berita

Posko pengungsian Kementerian Sosial (Kemensos) untuk korban kebakaran di Papua. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kebakaran Hebat di Jayapura, Kemensos Kirim Bantuan Senilai Rp514 Juta

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 16:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebakaran hebat yang terjadi di permukiman padat penduduk di kawasan DOK V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, langsung direspons Kementerian Sosial (Kemensos) dengan menyalurkan bantuan.

Satu hari setelah kebakaran terjadi pada Senin 31 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIT, Kemensos menyalurkan bantuan senilai Rp514 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, bantuan dari Gudang BBPPKS Jayapura diberikan untuk mendukung kebutuhan warga yang saat ini mengungsi setelah rumah mereka terbakar.


“Kami akan terus melakukan asesmen dan pendataan di lapangan,” kata Gus Ipul di Jakarta, Rabu 2 September 2026.

Gus Ipul mengungkapkan, bantuan yang disalurkan berupa 1.000 paket makanan siap saji, 1.200 paket makanan anak, 200 paket family kit, 208 paket kidsware, 200 paket sandang bayi, 300 lembar kasur, satu unit tenda serbaguna, dan 50 unit tenda gulung. Total nilai bantuan mencapai Rp514.052.812.

"Selain mendistribusikan logistik bantuan, Kemensos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Dinas Sosial Papua masih terus melakukan asesmen kebutuhan warga terdampak," kata Gus Ipul.

"Tagana juga turut terlibat dalam pendirian tenda pengungsian bersama Dinas Sosial Papua dan BPBD Kota Jayapura," sambungnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul memastikan penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu bersama Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), warga, dan relawan. 

"Saat ini, warga terdampak mengungsi di tenda pengungsian yang didirikan di Lingkungan DOK V Bawah," imbuhnya.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut berdampak pada sekitar 560 kepala keluarga atau 3.200 jiwa. Sebanyak 600 unit rumah dilaporkan terbakar.

Data korban meninggal dunia dan luka-luka masih dalam proses konfirmasi dan pendataan oleh petugas di lapangan.

Kejadian kebakaran ini diduga bermula setelah terdengar ledakan dari salah satu rumah warga, kemudian dengan cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.

Kondisi permukiman yang padat dan angin yang kencang menyebabkan api meluas hingga menghanguskan ratusan unit rumah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya