Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa Melemah Tertekan Kenaikan Obligasi dan Inflasi

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 1 September 2026 waktu setempat, tertekan oleh lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah serta data inflasi zona Euro yang kembali menguat di atas 3 persen akibat kenaikan biaya energi. 

Kondisi ini memperbesar ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Eropa akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pekan depan.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,56 persen ke posisi 647,46, mencatat level terendah dalam lebih dari sebulan. Penurunan juga melanda bursa utama lainnya seperti DAX Jerman yang merosot 1,1 persen, CAC 40 Prancis terkoreksi 0,39 persen, dan FTSE 100 Inggris melemah 0,32 persen. 


Lonjakan imbal hasil obligasi terjadi seiring aksi jual surat utang global, di mana yield obligasi pemerintah Jerman tenor 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 15 tahun dan Prancis menyentuh level tertinggi sejak 2008.

Tekanan pasar turut diperparah oleh kenaikan harga gas alam Eropa akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi menyusul konflik antara Amerika Serikat dan Iran. 

Kendati demikian, sektor energi justru menguat 1,8 persen seiring harga minyak mentah Brent kembali berada di atas 92 Dolar AS per barel. 

Di tengah tekanan umum, saham Novartis melambung 6,3 persen setelah uji klinis obat sukses, saham Reckitt Benckiser melonjak 4,4 persen karena kemenangan hukum di Amerika Serikat, sementara saham Partners Group merosot 7,3 persen akibat pergantian CEO dan proyeksi penurunan pendapatan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya