Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Politik

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 15:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya pemerintah menata pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik melalui Badan Layanan Umum (BLU) dinilai tidak cukup hanya mengejar efisiensi. Ada persoalan operasional yang perlu dipastikan tidak terganggu ketika mekanisme pengadaan dipusatkan melalui lembaga baru.

Peneliti energi Alpha Research Ferdy Hasiman mengatakan, kebutuhan setiap pembangkit memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, pasokan batu bara harus dapat menyesuaikan kondisi pembangkit, mulai dari spesifikasi hingga waktu kebutuhan.

“Pengadaan batu bara tidak bisa hanya dilihat dari sisi harga dan mekanisme pembelian. Kualitas, spesifikasi, volume, waktu pengiriman, hingga karakteristik masing-masing pembangkit harus menjadi pertimbangan dalam menentukan pasokan,” katanya kepada media di Jakarta, Selasa 1 September 2026.


Menurut Ferdy, persoalan utama yang perlu diantisipasi adalah ketika pemisahan fungsi pengadaan membuat pengelola pembangkit kesulitan merespons kebutuhan di lapangan. Sistem kelistrikan membutuhkan pasokan yang dapat bergerak mengikuti perubahan kebutuhan maupun kondisi tak terduga.

“Yang penting jangan sampai fungsi pengadaan dipisahkan sedemikian rupa sehingga kebutuhan operasional pembangkit menjadi tidak fleksibel,” katanya.

Ia menilai pembentukan BLU tetap dapat diarahkan untuk menciptakan efisiensi, tetapi desain kelembagaannya harus memperhitungkan kebutuhan teknis pembangkit. Pemerintah juga perlu memastikan siapa yang memiliki kewenangan dalam menentukan pasokan dan bagaimana koordinasi dengan pengelola pembangkit dilakukan.

Kejelasan tersebut penting untuk mencegah persoalan baru, seperti tumpang tindih kewenangan atau keterlambatan pengiriman batu bara ketika pembangkit membutuhkan spesifikasi tertentu.

Ferdy kembali mengingatkan tujuan awal kebijakan tersebut jangan sampai berbalik menjadi beban operasional.

“Jangan sampai mekanisme yang dibuat untuk mengefisienkan pengadaan justru menyulitkan operasional pembangkit,” ujar Ferdy.

Karena itu, sebelum BLU diterapkan, pemerintah dinilai perlu menguji secara menyeluruh desain kelembagaan, pembagian kewenangan, pembiayaan, serta mekanisme pasokan. Efisiensi penting, tetapi keandalan pembangkit tetap menjadi batas yang tidak boleh dikorbankan.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya