Berita

PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan PT Pertamina (Persero) resmi menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi. (Foto: Istimewa)

Bisnis

IBC dan Pertamina Kolaborasi Perkuat Ekosistem Industri Baterai Nasional

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan PT Pertamina (Persero) resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi. 

Penandatanganan ini menandai babak baru kolaborasi strategis dalam mendukung percepatan transisi energi nasional Indonesia. 

MOU ini ditandatangani oleh Direktur Pengembangan Bisnis IBC Niko Chandra dan Senior Vice President Technology Innovation & Implementation Pertamina Hana Timoti. 


Direktur Pengembangan Bisnis IBC Niko Chandra menyampaikan bahwa penandatanganan MOU ini merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi IBC. 

Kata Niko, kolaborasi dengan Pertamina membuka peluang besar untuk mengintegrasikan kekuatan dua perusahaan nasional dalam membangun ekosistem baterai yang kokoh dan berkelanjutan.  

“Kami percaya bahwa sinergi ini akan memberikan kontribusi nyata bagi percepatan transisi energi Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta industri baterai global,” ujar Niko dalam keterangan tertulis, Senin 31 Agustus 2026.

Lebih lanjut IBC dan Pertamina akan berkolaborasi dalam riset dan pengembangan teknologi pemulihan material kritis dari baterai bekas, termasuk logam dan material strategis. 

Kedua pihak juga akan melakukan benchmarking dan kajian teknis untuk pembangunan fasilitas manufaktur recycle dan reuse berstandar global. 

Kolaborasi ini mencakup inovasi material melalui riset bersama untuk pengembangan teknologi baterai generasi berikutnya, termasuk Sodium-ion Battery (SIB) dan Solidstate Battery (SSB). 

Sementara Senior Vice President Technology Innovation & Implementation Pertamina Hana Timoti dalam pernyataannya menyampaikan bahwa IBC dan Pertamina akan menjajaki potensi pemanfaatan material turunan minyak dan gas Pertamina sebagai material pendukung dalam rantai pasok IBC, sebuah terobosan yang mengintegrasikan kekuatan sektor energi konvensional dengan energi masa depan. 

Tepatnya, IBC akan berkontribusi dalam pengembangan produk Battery Energy Storage System (BESS) yaitu Portable Power Station dan Stationary Power Station dengan kapasitas minimum 20 kWh menggunakan battery cell dari IBC. 

Produk-produk ini akan diuji coba secara langsung di fasilitas dan wilayah operasional Pertamina, memberikan bukti nyata keandalan teknologi baterai buatan Indonesia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya