Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah menerima petugas BPS di Balai Kota DKI Jakarta. (Foto: PPID)

Nusantara

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Masyarakat dan pelaku usaha diminta ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data secara jujur dan kooperatif kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS).

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah menerima petugas BPS yang melakukan pendataan lapangan terkait Sensus Ekonomi 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat di Jakarta untuk membantu BPS dalam rangka tugas mereka melakukan sensus, terutama bagi masyarakat-masyarakat yang masih menutup diri," ujar Pramono.


Pramono menegaskan, partisipasi masyarakat dalam pendataan sensus sesuai amanat konstitusi dan tidak berkaitan dengan hal perpajakan. Sensus ekonomi ini diselenggarakan untuk mengetahui potret mengenai kondisi dan keadaan di Jakarta.

"Petugas yang tadi secara langsung menanyakan kepada saya, karena untuk isi substansinya itu dirahasiakan," lanjut dia.

Sekretaris Utama BPS RI, Zulkipli mengapresiasi dukungan Gubernur DKI Jakarta dalam pendataan sensus ekonomi. Ia juga berharap masyarakat dapat membantu para petugas BPS dalam pelaksanaannya.

"Untuk masyarakat di DKI Jakarta, untuk kembali membantu BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kali ini," kata Zulkipli.

Proses pendataan sensus ekonomi akan dilakukan hingga pertengahan September mendatang. Ia pun mengimbau masyarakat atau pelaku usaha yang belum terdata agar dapat menghubungi kantor BPS setempat sebelum batas waktu pendataan berakhir.

"Bagi yang belum terdata, itu nantinya bisa menghubungi kantor BPS. Dan waktu kita masih ada, nanti kita sampai dengan pertengahan bulan September ini kita masih melakukan pendataan," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya