Berita

RSUD Kabupaten Klungkung, Bali. (Foto: RMOL)

Kesehatan

Dari Barak Gunung Agung, Kini Jadi Rumah Sakit Rujukan di Bali Timur

LAPORAN: NARENDRA WICAKSONO*
SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 17:12 WIB

Enam puluh tiga tahun lalu, RSUD Kabupaten Klungkung, Bali, berdiri bukan sebagai gedung megah, melainkan tempat berlindung. 

Fasilitas tersebut awalnya digunakan sebagai barak penampungan darurat bagi masyarakat yang terdampak letusan dahsyat Gunung Agung pada 1963. 

Namun, saat ini lokasi penuh sejarah itu telah bertransformasi total menjadi Rumah Sakit Umum Kelas B Pendidikan. Perubahan besar tersebut mengikuti dinamika kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Klungkung hingga wilayah Bali Timur yang terus berkembang.


Direktur RSUD Kabupaten Klungkung, I Nengah Winata menceritakan perjalanan panjang rumah sakit ini dipacu oleh komitmen untuk terus naik kelas. Di mana pada periode 1986 hingga 1988, rumah sakit itu dikukuhkan sebagai Rumah Sakit Tipe D sebelum meningkat menjadi Tipe C. 

“Perubahan tidak hanya terjadi pada klasifikasi, tetapi juga pada sistem pengelolaannya,” kata Winata di Klungkung, Bali, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, momen penting lainnya terjadi pada 2012 ketika RSUD Klungkung menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) secara penuh. Hal itulah yang membawa RSUD Klungkung akhirnya naik kelas menjadi RSU Kelas B Pendidikan pada 2017. 

Tak hanya itu, perannya semakin meluas. Tak hanya melayani pasien, tetapi juga menjadi wahana pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan di kawasan Bali Timur.

Transformasi ini ditopang 1.064 tenaga kesehatan sudah termasuk 58 dokter spesialis, 10 dokter subspesialis, 6 dokter fellowship, ratusan perawat dan bidan. 

Dengan kapasitas 220 tempat tidur, rumah sakit ini dilengkapi fasilitas rawat jalan spesialis, hemodialisis, ICU/PICU, ICCU, hingga Instalasi Bedah Sentral dengan enam kamar operasi.

Meski membawa perubahan, pengelola rumah sakit tak hanya berhenti pada sektor bangunan fisik dan SDM. RSUD Klungkung juga merambah ranah digital melalui Rekam Medis Elektronik (RME), E-Resep, serta aplikasi Santipadu untuk pendaftaran daring dan pengaduan masyarakat.

Sementara itu, dengan mereka mengedepankan sisi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan melalui berbagai inovasi sosial. Seperti program Pitra Jagra yang memberikan perawatan dan pengantaran jenazah gratis, serta Geni Yasanda untuk transportasi gratis bagi ibu hamil dan bersalin.

“Melalui program Sehati, kami menggunakan pendekatan jemput bola dengan menghadirkan dokter spesialis langsung ke puskesmas untuk mempercepat penanganan kasus risiko tinggi,” pungkas Winata.

Dari tempat masyarakat mencari perlindungan saat erupsi pascabencana Gunung Agung, RSUD Kabupaten Klungkung saat ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama khususnya bagi masyarakat Bali Timur.

*Kontributor Bali

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya