Berita

Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun dalam jumpa pers rilis survei "Evaluasi Kerja, Program Prioritas, Isu Terkini, dan Elektabilitas, di Bakoel Koffie Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 31 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Survei Median:

Elektabilitas KDM Selisih 12 Persen di Bawah Prabowo

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil survei Median (Media Survei Nasional) terbaru turut mencatatkan tingkat elektabilitas tokoh politik nasional. Di antaranya terkait elektabilitas Presiden Prabowo dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau biasa dikenal dengan Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun saat merilis hasil survei terbarunya yang bertajuk "Evaluasi Kerja, Program Prioritas, Isu Terkini, dan Elektabilitas, di Bakoel Koffie Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 31 Agustus 2026.

"Prabowo masih unggul secara elektabilitas, baik dalam skenario pertanyaan terbuka maupun semi terbuka," kata Rico.


Rico menyebutkan, berdasarkan jawaban responden, terdapat nama-namanya tokoh politik yang masuk lima besar apabila pemilu diadakan hari ini.

"Pertama (unggul) Prabowo Subianto di 32,4 persen, Dedi Mulyadi 20,6 persen, Anies Baswedan 20,5 persen, Ganjar Pranowo 5 persen, dan Sherly Tjoanda 4,1 persen," kata Rico.

Menurutnya, elektabilitas tokoh itu tidak terlepas dari kepuasan terhadap program pemerintah. Yakni, ada tiga program unggulan Presiden Prabowo yang paling disukai publik.

"Yakni Makan Bergizi Gratis atau MBG disukai 38,4 persen responden. Disusul Sekolah Rakyat 15,7 persen, dan Bansos (bantuan sosial) dan BLT (bantuan langsung tunai) 6,3 persen," tambah Rico.

Selain masuk bursa bakal calon presiden (bacapres), nama KDM ternyata juga bertengger di lima besar bursa bakal calon wakil presiden (bacawapres). 

"Jika Pemilu diadakan hari ini, Gibran Rakabuming Raka mencatat elektabilitas 20,1 persen. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 13,5 persen, Dedi Mulyadi 11,2 persen, Mahfud MD 7,9 persen, dan Anies Baswedan 6,6 persen," kata Rico.

Lebih lanjut, Rico menyebutkan bahwa dari temuan surveinya kali ini, ada hal yang tidak ungkap dalam rilis hari ini, terutama terkait dengan selisih tipis antara Prabowo dengan KDM.

"Bahwa jika dilihat dari tingkat (responden kalangan) akademik itu Pak Prabowo nomor 1. Tapi kalau berdasarkan popularitas, maka memang KDM banyak dipilih, karena turunnya dia ke masyarakat, memberikan solusi aktif dan lain sebagainya," kata Rico.

"Kalau dulu kita ingat, waktu 2009, 2014, 2019 itu baru masuk ya Facebook. Pak Jokowi juga nomor 1 pakai itu. Pak KDM sekarang juga menggunakan hal yang sama. Dia native atau pribumi lah di medsos. Dia naik tapi belum nomor 1. Dan apakah akan nyalip, kita belum tahu," demikian Rico.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya