Berita

Salah satu mobil LCGC produksi Toyota Calya. (Foto: Toyota)

Otomotif

Pasar LCGC Anomali: Pembeli Naik, Pasokan Pabrik Malah Drop

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 19:19 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Tren pasar mobil murah alias Low Cost Green Car (LCGC) tanah air mengalami anomali sepanjang Januari hingga Juli 2026. Angka penjualan dari pabrik ke dealer (wholesales) tercatat merosot, sementara permintaan masyarakat di tingkat konsumen (retail) justru menunjukkan grafik kenaikan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales LCGC terkoreksi 14,7 persen, dari 10.694 unit pada Januari menjadi 9.127 unit pada Juli 2026.

Secara kumulatif, total pengiriman LCGC dari pabrik ke dealer sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini mencapai 64.633 unit.


Sebaliknya, penjualan retail atau dari dealer langsung ke tangan konsumen justru melonjak 9 persen. Pada Januari 2026, penjualan retail tercatat 9.653 unit dan merangkak naik hingga menyentuh 10.519 unit pada Juli 2026.

Kondisi ini menandakan daya serap dan minat masyarakat terhadap mobil hemat energi tersebut masih sangat tinggi di tengah menipisnya pasokan unit baru dari produsen.

Secara rinci, wholesales LCGC sempat menyentuh level tertingginya pada Februari dengan angka 11.412 unit, sebelum anjlok ke 6.725 unit pada Maret. Angka tersebut sempat membaik pada April (8.992 unit), Mei (8.232 unit), dan Juni (9.451 unit), hingga akhirnya kembali terkikis di angka 9.127 unit pada Juli.

Sementara itu, grafik penjualan retail cenderung stabil dan menguat. Setelah dibuka di angka 9.653 unit pada Januari, penjualan retail sempat menembus 11.000 unit pada Februari.

Meski sempat berfluktuasi pada Maret (9.452 unit), April (9.184 unit), Mei (9.462 unit), dan Juni (10.266 unit), tren permintaan kembali menguat hingga mencapai 10.519 unit pada akhir Juli.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya