Berita

Wamenlu Anis Matta (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata dalam menghadapi berbagai kekerasan dan pelanggaran hukum internasional yang terus dilakukan Israel terhadap Palestina.

Desakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri Luar Biasa ke-23 OKI (KTM-LB) yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.

Dalam forum tersebut, Indonesia kembali menyoroti berbagai tindakan Israel, mulai dari perluasan pemukiman ilegal, aneksasi tanah Palestina hingga pembunuhan warga Palestina. 


Indonesia menilai situasi di Timur Tengah semakin kritis dan membutuhkan respons konkret dari negara-negara anggota OKI.

“OKI harus mampu membangun wibawa organisasi, tidak dengan kecaman dan pernyataan tetapi melalui aksi nyata dan berkelanjutan” tegas Wamenlu Anis, dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.

Indonesia juga menilai dampak perang regional telah meluas jauh melampaui batas-batas Timur Tengah.

Di tengah situasi itu, Israel disebut memanfaatkan terpecahnya perhatian OKI untuk terus melanjutkan berbagai kejahatan terhadap rakyat Palestina.

“OKI harus memaksimalkan kemampuan dan mekanismenya untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas berbagai kejahatannya serta mengkategorikan tindakan kekerasan para pemukim ilegal sebagai aksi terorisme," tegasnya.

Selain membahas Palestina, KTM-LB juga menyepakati Ismail Ould Cheikh Ahmed dari Mauritania sebagai Sekretaris Jenderal OKI periode 2026-2031, menggantikan Hissein Brahim Taha dari Chad. 

Di sela pertemuan, Anis Matta melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pejabat dari Sudan, Palestina, Qatar, Turki, dan Somalia untuk membahas kerja sama bilateral serta isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya