Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar ekuitas Eropa ditutup melesat pada perdagangan Jumat 28 Agustus 2026 waktu setempat, berhasil bangkit dari tekanan sesi sebelumnya dan menyentuh level tertinggi dalam hampir dua minggu terakhir. 

Pemulihan ini dipimpin oleh lonjakan kinerja dari sektor otomotif, barang mewah, dan perbankan di tengah dinamika sentimen global yang beragam.

Indeks utama Euro STOXX 50 tercatat menguat 1 persen ke level 6.492, sementara indeks STOXX 600 turut menanjak 0,6 persen menjadi 655. 


Di Paris, indeks CAC 40 ikut terdongkrak 1 persen untuk ditutup pada posisi 8.401, seiring rilis data kepercayaan konsumen dan industri Zona Euro yang menunjukkan perbaikan ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. 

Sementara itu, indeks FTSE 100 di Inggris naik lebih moderat sebesar 0,3 persen, meski secara bulanan harus mengakhiri Agustus dengan koreksi tipis sekitar 0,5 persen dan memutus tren penguatan selama empat bulan beruntun.

Sektor otomotif dan barang mewah menjadi salah satu motor penggerak utama reli ini. Pabrikan mobil terkemuka seperti Volkswagen, Mercedes-Benz, dan BMW melonjak antara 3 persen hingga 4 persen, menutup pekan yang volatil di tengah evaluasi pasar terhadap dampak tarif AS serta sinyal positif dari laba industri Tiongkok. 

Penguatan data ekonomi Tiongkok turut memberikan angin segar bagi saham-saham barang mewah, di mana LVMH, Hermes, dan Ferrari masing-masing membukukan kenaikan lebih dari 2 persen.

Di sisi lain, sektor keuangan dan perbankan ikut melompat tajam merespons sinyal kebijakan moneter global. 

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengeluarkan pernyataan bernada hawkish di simposium Jackson Hole, menekankan perlunya kehati-hatian terhadap inflasi yang memicu ekspektasi pengetatan kebijakan lanjutan. 

Di Eropa, ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) juga semakin menguat setelah inflasi Prancis dan Spanyol tercatat meningkat. Kondisi ini mendorong saham perbankan seperti BNP Paribas, UniCredit, BBVA, HSBC, dan Standard Chartered menguat di kisaran 1,5 persen hingga 2 persen.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya