Berita

Kementerian Dalam Negeri menjamin pemulihan dokumen administrasi kependudukan warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dok. Kemendagri)

Nusantara

Pemerintah Jamin Kemudahan Dokumen Korban Bencana Nagekeo

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 19:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat menjamin pemulihan dokumen administrasi kependudukan (Adduk) bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh proses penerbitan ulang dipastikan berjalan cepat tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi saat meninjau posko pengungsian di Posko Gereja Aeramo, Nagekeo, didampingi Kasubdit Tata Kelola dan SDM TIK Direktorat PIAK, Indersan Rakha, Selasa, 25 Agustus 2026.

Teguh menegaskan, langkah jemput bola ini sengaja diterjunkan guna membantu masyarakat yang kehilangan dokumen vital pascabencana yang mengguncang kawasan tersebut pada 15 Agustus 2026 lalu.


"Kami hadir di NTT untuk tanggap darurat bencana. Tim kami tak hanya diterjunkan di Nagekeo, tetapi juga menyisir wilayah Ngada, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, hingga Sikka," ujar Teguh.

Ia menyadari betul musibah gempa meluluhlantakkan dokumen penting warga, seperti KTP-el dan Kartu Keluarga (KK). Padahal, berkas tersebut menjadi syarat utama pengungsi untuk mengakses berbagai bantuan sosial (bansos) dan layanan darurat dari pemerintah.

"Musibah ini pastinya merusak atau menghilangkan dokumen kependudukan. Ini harus segera diganti karena untuk mendapatkan pelayanan dan bantuan sosial pasti butuh KTP-el dan KK. Seluruh pelayanan Dukcapil ini gratis, tidak ada pungutan biaya apa pun," tegas Teguh.

Apresiasi Pemkab Nagekeo

Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus menyambut hangat respons cepat Kemendagri. Mengingat Nagekeo merupakan wilayah paling parah terdampak guncangan gempa bermagnitudo 7,7 yang berpusat di laut 30 kilometer timur laut Mbay tersebut.

"Kehadiran tim Ditjen Dukcapil Kemendagri yang dipimpin Pak Dirjen Teguh Setyabudi sangat membantu masyarakat. Keberadaan KTP-el ini amat krusial agar warga dapat segera menerima penyaluran bantuan tahap berikutnya dari pemerintah," puji Bupati Donatus.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Teguh Setyabudi turut menyerahkan dukungan logistik pelayanan kependudukan berupa 6.000 keping blangko KTP-el, ribbon, hingga perangkat jaringan internet Starlink demi menunjang konektivitas layanan pencetakan di titik bencana.

Secara simbolis, Dirjen Dukcapil bersama Bupati Nagekeo menyerahkan langsung KTP-el dan KK yang telah dicetak ulang beserta bantuan sembako kepada perwakilan pengungsi. Layanan jemput bola ini dipastikan terus bersiaga penuh sepanjang masa tanggap darurat berlangsung.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya