Berita

Ilsutrasi Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi BMKG

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 16:31 WIB | OLEH: TIFANI

Musim kemarau 2026 diprediksi mulai berakhir secara bertahap setelah sejumlah wilayah Indonesia melewati puncak kemarau pada September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan musim kemarau tidak berakhir serentak karena setiap wilayah memiliki periode musim yang berbeda.

Berdasarkan pemutakhiran prediksi BMKG, sebanyak 169 Zona Musim (ZOM) atau 25,41 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada September 2026. Sebelumnya, puncak kemarau telah terjadi di 83 ZOM pada Juli dan diperkirakan mencapai 369 ZOM pada Agustus 2026. 

Setelah melewati puncak tersebut, wilayah Indonesia secara bertahap akan memasuki masa peralihan menuju musim hujan.


Wilayah yang Puncak Kemaraunya September 2026

BMKG memprediksi sejumlah wilayah masih mengalami puncak musim kemarau pada September 2026. Wilayah tersebut meliputi: Dengan adanya puncak kemarau pada September, masyarakat di wilayah tersebut masih perlu mewaspadai kondisi kering dan keterbatasan air sebelum memasuki masa peralihan musim.

Curah Hujan Masih Rendah

Pada Dasarian III Agustus 2026, sekitar 86,62 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0-50 milimeter per dasarian. Sementara itu, sekitar 13,38 persen wilayah lainnya diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah dengan kisaran 50-150 milimeter per dasarian.

BMKG menyebut berkurangnya curah hujan tersebut berimplikasi terhadap sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Indonesia. Berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-9 pada 19 Agustus 2026, sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera bagian tengah dan selatan serta Kalimantan. Sebagian asap terbawa pola angin hingga meluas ke wilayah sekitarnya.

BMKG menjelaskan kondisi kemarau 2026 dipengaruhi oleh perkembangan El Nino yang telah mencapai intensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) yang berada dalam fase positif. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan uap air ke wilayah Indonesia berkurang. 

Akibatnya, atmosfer menjadi lebih kering dan curah hujan cenderung rendah di sejumlah wilayah. Karena itu, waktu berakhirnya kemarau tidak dapat ditentukan dengan satu tanggal untuk seluruh Indonesia. Setiap wilayah memiliki awal, puncak, dan akhir musim yang berbeda.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau 2026, terutama di wilayah yang diprediksi mengalami kemarau lebih panjang dan lebih kering dari kondisi normal. Masyarakat juga diminta menyesuaikan penggunaan sumber daya air dengan kondisi cuaca serta mengantisipasi potensi kekeringan dan karhutla.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya