Berita

Personel PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) atasi karhutla di Kalimantan Selatan. (Foto: Astra Argo)

Nusantara

Astra Agro Ikut Turunkan Tim Atasi Karhutla di Kalsel

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 18:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bantu penanganan karhutla di Desa Pangayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) langsung gerak cepat terjunkan personel dan peralatan lengkap.

Direktur Area Astra Agro Kalsel, Rasid mengatakan bantuan ini bentuk tanggung jawab bersama dalam penanganan karhutla yang menjadi perhatian utama Pemprov Kalsel maupun pusat.

"Kami  menginstruksikan  seluruh Administratur di tiap unit operasional/site untuk segera mengirimkan bantuan personil Fire Brigade dan peralatan pemadaman ke lokasi posko bencana," jelas Rasid dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.


Ia juga meminta agar para tim di lapangan  tidak mengabaikan kondisi kesiapsiagaan di pos masing-masing serta wajib memperhatikan dan mengutamakan keselamatan kerja (K3) selama menjalankan misi kemanusiaan ini.

Karhutla di kawasan Desa Pangayuan dan Liang Anggang menjadi fokus perhatian bersama karena posisinya yang sangat strategis dan berdekatan dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor. Sehingga potensi paparan asap akibat karhutla di kawasan ini dapat mengganggu aktivitas penerbangan nasional serta kesehatan masyarakat.

Karena itu Astra Agro Kalsel terdorong mengirim misi perbantuan ini  melalui koordinasi, satu komando, dan kolaborasi erat di Posko Terpadu Pangayuan bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel.

Terpisah, Kepala Disbunnak Provinsi Kalsel H Suparmi memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respons cepat dan kepedulian dari pihak swasta yang mau turun langsung bergotong-royong membantu pemerintah di lapangan.

"Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan seperti Astra Agro yang mau langsung bertindak dan bergerak membantu pemerintah dalam menanggulangi kebakaran ini," ujar Suparmi dikutip dari ANTARA. 

Baginya sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga objek vital dan kenyamanan masyarakat. 

Dengan  sinergi antara pemerintah, aparat, dan sektor swasta diharapkan penanganan karhutla di wilayah buffer zone bandara dapat dikendalikan dengan cepat dan efektif.
  

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya