Berita

Moge yang disita KPK dalam kasus Bea Cukai. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Hukum

KPK Sita Tiga Moge dari Kasus Bea Cukai Gatot Heroe, Ada BMW hingga Kawasaki

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 18:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah sepeda motor gede (moge) dalam pengembangan perkara dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pantauan RMOL, Rabu, 26 Agustus 2026, tiga unit moge tersebut dipamerkan KPK di area belakang Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Tiga unit moge yang terlihat diamankan terdiri dari BMW nineT Scrambler, Kawasaki Z900RS, dan Triumph Bonneville.


Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan kendaraan-kendaraan tersebut merupakan barang yang disita penyidik dari mantan Kepala Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda dan pihak lainnya di lingkungan DJBC.

"Disita dari GH dan pihak lainnya di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Moge pertama tampak berkelir abu-abu gelap dengan jok cokelat, menggunakan mesin boxer khas BMW, pelek jari-jari, serta suspensi depan upside-down berwarna emas. Motor tersebut merupakan BMW nineT Scrambler.

Di sampingnya terdapat Kawasaki Z900RS dengan kombinasi warna hitam dan krem/putih, lengkap dengan aksen garis emas pada tangki. Model ini merupakan motor bergaya retro dengan mesin empat silinder.

Sementara satu unit lainnya merupakan Triumph Bonneville berkelir merah marun, dengan tangki khas Bonneville, jok hitam, serta pelek jari-jari.

Penyitaan aset tersebut dilakukan di tengah pengembangan perkara yang telah menjerat Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka baru. Gatot merupakan ASN pada Ditjen Bea dan Cukai yang pernah bertugas di Subdirektorat Penindakan Direktorat P2 pada periode Juni 2023 hingga Februari 2026.

Pada hari ini, Gatot juga menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Ia tiba sekitar pukul 10.13 WIB untuk menjalani pemeriksaan. Setelah pemeriksaan, KPK berencana langsung melakukan penahanan terhadap Gatot.

KPK sebelumnya menerbitkan dua surat perintah penyidikan (Sprindik) baru dalam pengembangan perkara di DJBC. Salah satunya telah menetapkan Gatot sebagai tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya