Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Dorong Penerapan Permakultur untuk Atasi Lahan Gundul

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendorong penerapan permaculture atau permakultur di kawasan pegunungan untuk mengatasi lahan gundul sekaligus menjaga ketersediaan air di dalam tanah.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana gempa bumi di Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026.

Prabowo mengatakan, pemerintah pusat akan membantu pemerintah provinsi dan kabupaten membangun nursery atau perbenihan. 


Fasilitas tersebut nantinya digunakan untuk menyemaikan benih pohon dan tanaman produktif yang dapat ditanam di seluruh lahan terbuka.

"Kita bangun nursery, perbenihan ya di Provinsi dan di tiap Kabupaten perbenihan untuk disemaikan benih-benih pohon yang produktif ya. Pohon dan tanaman produktif, semua lahan yang terbuka kita tanam pohon yang produktif dan pohon-pohon untuk mengamankan air," ujar Prabowo.

Kemudian, Kepala Negara juga mendorong penerapan permaculture secara konsisten untuk memulihkan kawasan gundul. 

Menurutnya, metode tersebut dalam jangka panjang dapat membantu menghijaukan kembali kawasan sekaligus meningkatkan ketersediaan air di dalam tanah.

"Kemudian gunung-gunung kita lakukan apa yang disebut permaculture. Permaculture ini memang tidak bisa langsung satu dua tahun hasilnya, tapi kalau dilakukan dengan teliti dalam 4-5-6 tahun itu bisa menampung dan menambah air di dalam bumi," ujarnya. 

Prabowo juga meminta penghijauan dibarengi edukasi kepada anak muda dan pelajar agar tidak sembarangan membakar maupun menebang pohon.

"Jadi nanti Provinsi dan Kabupaten selain pertanian tapi juga penghijauan kembali, menanam pohon dalam jumlah yang sangat banyak ya dengan pendidikan mulai dari anak-anak muda lah, anak-anak sekolah ya, bahwa tidak lagi boleh bakar atau tebang pohon seenaknya," kata dia.

Prabowo mengingatkan bahwa pohon memiliki peran vital bagi kehidupan, sebab tanpa pohon tidak akan ada hutan, tanpa hutan tidak ada air, dan tanpa air tidak ada kehidupan.

"Pohon adalah sumber kehidupan. Pohon adalah sumber kehidupan. No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life. Ingat ya. No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life," tegas Prabowo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya