Berita

Gambar Barron Trump dalam tangkapan layar video Iran (Foto: X)

Global

Iran Disebut Tawarkan Rp156 Miliar untuk Bunuh Anak Bungsu Trump

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 14:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Televisi pemerintah Iran menayangkan video yang membahas dugaan rencana pembunuhan terhadap Barron Trump, putra bungsu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Dalam video berdurasi tiga menit tersebut, disebutkan bahwa Barron yang kini berusia 20 tahun tengah dipantau. Juga ada hadiah sebesar 10 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar untuk pihak yang berhasil membunuhnya.

Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service) menyatakan telah mengetahui video yang disiarkan televisi pemerintah Iran tersebut. 


Juru bicara Secret Service Nate Herring mengatakan pihaknya menyelidiki setiap informasi yang dapat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap orang-orang yang berada di bawah perlindungan mereka.

“Dinas Rahasia AS mengetahui video tersebut dan menyelidiki segala sesuatu yang dapat dianggap sebagai ancaman terhadap orang-orang yang kami lindungi. Karena alasan keamanan operasional, kami tidak membahas hal-hal yang berkaitan dengan intelijen perlindungan,” kata Herring, dikutip dari Reuters, Rabu, 26 Agustus 2026. 

Ancaman tersebut muncul di tengah hubungan Amerika Serikat dan Iran yang masih diwarnai retorika keras selama perang yang telah berlangsung hampir enam bulan. 

AS dilaporkan  menerima sejumlah peringatan dari Israel dalam setahun terakhir terkait dugaan niat Iran untuk membunuh Trump. 

Peringatan itu termasuk sebelum aksi pengelabuan rahasia yang melibatkan pesawat Air Force One di Turkiye.

Trump sendiri sebelumnya menggambarkan dirinya sebagai orang nomor satu dalam daftar target pembunuhan Iran. Sementara itu, Secret Service menolak membahas rincian mengenai langkah pengamanan maupun informasi intelijen terkait ancaman tersebut dengan alasan keamanan operasional.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya