Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Hukum

LP3HI: Dalam Perkara Hukum, Bank Jalankan Permintaan Aparat

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 13:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mekanisme penanganan rekening dalam perkara dugaan tindak pidana memiliki tahapan dan kewenangan yang perlu dipahami secara tepat. 

Dalam konteks tersebut, perbankan pada dasarnya menjalankan permintaan resmi aparat penegak hukum (APH) sesuai ketentuan yang berlaku.

Wakil Ketua Lembaga Pengawasan, Pengawalan dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Kurniawan Adi Nugroho menjelaskan, bank bukan pihak yang secara mandiri menentukan sebuah rekening harus dikenai tindakan hukum.


“Karena itu, jika ada pemblokiran dan dilakukan berdasarkan permintaan resmi APH, tindakan tersebut tidak dapat langsung dianggap sebagai keputusan sepihak bank,” katanya.

Menurut Kurniawan, pemahaman mengenai pembagian kewenangan ini penting agar peran aparat penegak hukum, perbankan, dan nasabah dapat ditempatkan secara proporsional.

Ia merujuk Pasal 70 ayat (1) dan Pasal 71 ayat (1) UU TPPU yang memberikan kewenangan kepada penyidik, penuntut umum, atau hakim untuk melakukan penundaan transaksi guna mencegah pemilik rekening memindahkan harta yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.

Karena itu, menurut Kurniawan, ketika terdapat tindakan terhadap rekening, hal yang perlu dipastikan adalah dasar hukum, kewenangan, serta prosedur permintaan yang digunakan aparat.

Kurniawan menilai mekanisme yang jelas akan memberikan kepastian bagi seluruh pihak. Perbankan dapat menjalankan kewajibannya dalam mendukung penegakan hukum, sementara kepentingan dan perlindungan nasabah tetap menjadi bagian yang diperhatikan.

“Dengan demikian, bank bukan pihak yang secara mandiri menentukan sebuah rekening harus diblokir. Bank menjalankan proses berdasarkan permintaan dan dasar hukum dari aparat yang berwenang,” ujarnya.

Kurniawan juga mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Pasal 140 ayat (1) mengatur kewenangan penyidik, penuntut umum, atau hakim dalam melakukan tindakan pemblokiran.

Menurut dia, ketentuan tersebut memperjelas pembagian peran antara pihak yang memiliki kewenangan hukum dan perbankan sebagai pihak yang menjalankan proses berdasarkan permintaan tersebut.

Penjelasan ini sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk UU TPPU dan Pasal 47 POJK No. 8/2023 tentang Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM di Sektor Jasa Keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan penyedia jasa keuangan dapat melakukan penundaan transaksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

OJK juga menegaskan penundaan transaksi merupakan tindakan sementara dalam rangka menjalankan ketentuan yang berlaku. Karena itu, tindakan tersebut tidak serta-merta dimaknai sebagai pemblokiran rekening maupun kesimpulan bahwa pemilik rekening telah melakukan tindak pidana.

Dalam konteks rekening yang dikaitkan dengan AMPB, penjelasan mengenai mekanisme tersebut memberikan gambaran mengenai peran masing-masing pihak, termasuk langkah yang dijalankan Bank Mandiri sesuai permintaan dan ketentuan hukum yang berlaku.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya