Berita

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dalam dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi mencoreng dunia kampus dan pendidikan.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai kasus tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Menurutnya, praktik serupa berpotensi terjadi di perguruan tinggi lain meski belum terungkap.

“Selama ini kampus menjunjung tinggi moralitas sehingga ketika terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap Rektor Unsoed ini mencoreng dunia kampus dan pendidikan,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 25 Agustus 2026.


Ia meminta kementerian terkait melakukan evaluasi menyeluruh agar praktik korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru tidak terjadi di perguruan tinggi lainnya.

“Ini harus jadi evaluasi Kementerian perguruan tinggi. Karena praktik semacam ini mungkin saja terjadi di tempat lain. Mungkin bukan hanya satu oknum kampus tertentu, tapi bisa saja terjadi di tempat lain hanya saja belum terendus dan teridentifikasi oleh penegak hukum,” katanya.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 14 orang, terdiri dari 12 orang di Purwokerto dan dua orang di Jakarta. Dari pemeriksaan awal, tujuh orang dibawa ke Jakarta sehingga total sembilan orang menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Tim juga mengamankan uang tunai sekitar Rp665 juta dan saldo rekening sekitar Rp99 juta.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya