Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Kejar Kapasitas 12 Juta Ton, Merdeka Gold Investasikan Rp2,7 Triliun di Tambang Pani

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melalui anak usahanya, PT Pani Industri Nusantara (PIN), melakukan transaksi pembelian mesin dan peralatan pengolahan emas dari perusahaan asal China, Vision Green Energy (Beijing) Tech Co., Ltd. (VGE).

Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai 1,02 miliar renminbi atau sekitar Rp2,7 triliun dengan asumsi kurs Rp2.634 per renminbi. 

Transaksi ini mencakup perjanjian jual beli bersyarat atas peralatan sekaligus layanan konsultasi penunjang.


Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Senin 24 Agustus 2026, Merdeka Gold Resources menyebut perjanjian tersebut efektif sejak 21 Agustus 2026. 

Transaksi dilakukan oleh PIN dengan VGE untuk mendukung pembangunan fasilitas pengolahan carbon-in-leach (CIL) di tambang emas Pani, Gorontalo.

"Transaksi Material Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Peralatan dan Perjanjian Layanan Konsultasi Penunjang antara PT Pani Industri Nusantara dan Vision Green Energy (Beijing) Tech, Co., Ltd.," demikian keterangan perseroan dalam keterbukaan informasi, dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 25 Agustus 2026. 

Nilai transaksi tersebut setara dengan 40,26 persen dari ekuitas Merdeka Gold Resources berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2026.

Karena nilainya lebih dari 20 persen tetapi tidak melebihi 50 persen ekuitas, transaksi tersebut dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17/2020.

Dengan kategori tersebut, perseroan wajib menggunakan jasa penilai independen. Namun, transaksi tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Merdeka Gold Resources telah memperoleh opini kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Iskandar & Rekan melalui laporan penilai tertanggal 19 Agustus 2026. Penilaian mencakup rencana pengadaan mesin, peralatan, dan jasa konsultasi penunjang.

KJPP melakukan analisis kelayakan investasi secara konsolidasi. Hasil analisis menunjukkan tingkat pengembalian internal atau internal rate of return (IRR) lebih tinggi dibandingkan tingkat diskonto berdasarkan weighted average cost of capital (WACC). Sementara itu, nilai sekarang bersih atau net present value (NPV) tercatat positif.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, KJPP menyimpulkan nilai transaksi berada dalam rentang wajar. Transaksi juga diproyeksikan dapat meningkatkan pendapatan dan laba perseroan sehingga memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Pengadaan mesin dan peralatan tersebut menjadi bagian dari strategi Merdeka Gold Resources untuk meningkatkan kapasitas pengolahan di tambang emas Pani hingga 12 juta ton bijih per tahun.

Fasilitas CIL diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan operasional sekaligus membantu perseroan mencapai target produksi emas dari tambang Pani. 

Merdeka Gold Resources sendiri merupakan perusahaan induk dari grup usaha yang bergerak di bidang pertambangan emas dan mineral pengikutnya serta pengolahan. 


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya