Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Kilau Logam Dunia Hadapi Ujian di Tengah Isu Sanksi dan Arah Suku Bunga

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan harga logam mulia dunia  menunjukkan dinamika yang menarik di tengah bayang-bayang faktor makroekonomi dan geopolitik global. 

Harga emas sempat mengurangi penguatannya pada sesi Senin sore 24 Agustus 2026, namun tetap bertahan kokoh di kisaran 4.640 Dolar AS per ons, level tertinggi sejak 14 Mei lalu. 

Penguatan ini didorong oleh aksi pembelian teknis serta reli sebelumnya yang dipicu oleh pelemahan Dolar AS dan rencana pembelian kembali oleh Departemen Keuangan AS.


Senada dengan emas, perak sempat menghapus keuntungan awalnya sebelum diperdagangkan sedikit lebih rendah di sekitar 68,5 Dolar AS per ons, yang tetap berada dekat level tertinggi sejak pertengahan Juni. 

Di sisi lain, komoditas logam mulia lainnya menunjukkan pergerakan yang bervariasi, di mana platinum melemah tipis 0,2 persen ke posisi 1.874,87 Dolar AS per ons, sementara paladium justru menguat 0,5 persen menjadi 1.356,51 Dolar AS per ons.

Secara makroekonomi, para pelaku pasar saat ini tengah menantikan rilis data indeks harga PCE Amerika Serikat bulan Juli pada Rabu serta pidato Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, di Simposium Jackson Hole pada  Jumat untuk mencari petunjuk arah suku bunga selanjutnya. 

Berdasarkan instrumen CME FedWatch, para trader memperkirakan probabilitas lebih dari 40 persen untuk adanya kenaikan suku bunga pada bulan September.

Selain faktor moneter, sentimen geopolitik turut memengaruhi pasar seiring langkah pemerintahan Trump yang memperluas sanksi sekunder terhadap pihak-pihak yang masih menjalin hubungan bisnis dengan Iran. 

Menteri Keuangan Scott Bessent bahkan memperingatkan potensi sanksi bagi lembaga keuangan besar pekan ini, termasuk kemungkinan tidak adanya pengecualian bagi Tiongkok.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya