Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Nikkei dan Kospi Tertekan di Awal Perdagangan

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin pagi, 24 Agustus 2026, di tengah perhatian investor terhadap kenaikan imbal hasil obligasi di berbagai negara.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,10 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Topix bergerak stabil. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi melemah 0,71 persen. Namun, indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham berkapitalisasi kecil justru menguat 0,94 persen.


Pergerakan positif terlihat di Australia. Indeks S&P/ASX 200 naik 0,33 persen.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.895 poin. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di 26.009,46 poin, mengindikasikan potensi tekanan pada bursa saat perdagangan dibuka.

Investor kini mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah. Ketegangan meningkat setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump memperingatkan negara-negara sekutu dan dunia agar menghentikan hubungan bisnis dengan Iran.

“Sudah saatnya sekutu kita dan seluruh dunia mengambil keputusan, dan kita akan menghancurkan ekonomi rezim pembunuh ini,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada CNBC.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor geopolitik yang turut diperhatikan investor, terutama karena setiap eskalasi di Timur Tengah berpotensi memengaruhi sentimen pasar dan harga komoditas.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya