Berita

Gedung BEI (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap mengumpulkan para pemegang sahamnya dalam waktu dekat. Otoritas bursa pasar modal tanah air ini secara resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan jatuh pada pertengahan bulan depan.

"Direksi Perseroan dengan ini mengumumkan kepada para Pemegang Saham Perseroan (“Pemegang Saham”) bahwa pada hari Selasa, tanggal 15 September 2026 akan diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan," bunyi pengumuman resmi Direksi BEI, dikutip RMOL Senin 24 Agustus 2026. 

Meski agenda spesifik dari rapat luar biasa ini belum dijabarkan lebih lanjut ke publik, jajaran Direksi BEI telah menetapkan jadwal serta ketentuan ketat bagi para pemegang saham yang ingin berpartisipasi dalam pertemuan strategis tersebut.


Berdasarkan pengumumannya, hak untuk menghadiri dan memberikan suara dalam RUPSLB ini tidak berlaku bebas. Perusahaan menegaskan bahwa hanya pemegang saham yang namanya telah terdaftar secara sah dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) yang diizinkan hadir.

Terkait batas akhir pencatatan (recording date) ke dalam DPS tersebut, manajemen BEI menetapkan tenggat waktu pada akhir pekan ini.

"Pemegang Saham yang berhak menghadiri RUPSLB Perseroan tersebut adalah Pemegang Saham yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Jumat, tanggal 28 Agustus 2026 sampai dengan pukul 17.00 WIB," tegas pihak manajemen. 

Bagi para pemegang saham yang telah memenuhi kualifikasi pencatatan pada tenggat waktu tersebut, BEI akan mendistribusikan undangan resminya pada awal pekan depan. Pemanggilan RUPSLB akan disampaikan secara langsung melalui surat tercatat serta diumumkan melalui situs web resmi Perseroan pada Senin, 31 Agustus 2026.

Sebagai penyelenggara pasar modal di Indonesia, setiap keputusan yang diambil di tingkat pemegang saham BEI tentu akan menjadi perhatian. Pertemuan ini kerap menjadi momentum penting untuk menentukan arah kebijakan strategis maupun operasional bursa saham ke depan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya