Berita

Proses pemadaman Karhutla. (Foto: YouTube BNPB)

Nusantara

Karhutla Sumsel Tembus 1.926 Hektare

Tak Ada Penambahan Luas Terbakar
SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 04:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Luas lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat mencapai 1.926 hektare hingga Minggu, 23 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Pandjaitan mengatakan, tidak terdapat penambahan luas lahan terbakar dibandingkan hari sebelumnya.

"Luas lahan terbakar adalah 1.926 hektare. Tidak ada penambahan hari ini dari hari kemarin," kata Berton saat siaran langsung di kanal YouTube BNPB, Minggu 23 Agustus 2026.


BNPB telah mengerahkan 11.567 personel untuk mendukung operasi darat di Sumsel. Selain personel, BNPB memberikan dukungan berupa tujuh kendaraan operasional, 17 peralatan pemadaman, 20 fleksibel tank, serta 170 set APD dan peralatan personel.

Kondisi cuaca juga menjadi perhatian. BMKG memprediksi wilayah Sumsel akan mengalami kondisi cerah berawan dalam tujuh hari ke depan. Curah hujan pada Agustus 2026 diprediksi berada dalam kategori rendah. Sementara kualitas udara secara umum berada pada kategori sedang hingga tidak sehat, dengan jarak pandang di bawah tiga kilometer di sejumlah wilayah.

Potensi kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada 22 Agustus 2026 sebagian besar berada dalam kategori mudah terbakar.

Untuk operasi udara, BNPB mengerahkan sembilan unit armada yang terdiri dari dua unit patroli udara dan tujuh helikopter waterbombing.

"OMC yang pernah dilakukan pada 5-15 Mei 2026, 4-10 Agustus 2026, dan telah sukses dilaksanakan," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya