Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Dok. RMOL)

Politik

Prabowo Tak Boleh Biarkan Sayembara Ijazah SMA Gibran Makin Liar

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 01:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sayembara yang digagas pakar hukum tata negara Prof Denny Indrayana terkait pembuktian ijazah SMA atau sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin panas.

Pemerhati sosial dan politik Adian Radiatus mengatakan, Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih tidak boleh membiarkan sayembara ijazah SMA tersebut terus bergulir karena Wapres Gibran telah menjadi sasaran tembak.

"Minimal Wapres harus lakukan tindakan pembuktian dan menuntut secara hukum pembuat sayembara demi kehormatan negara," kata Adian lewat akun X, dikutip  Senin 24 Agustus 2026.


Di mata Adian, sayembara ijazah SMA sudah bukan lagi ranah pribadi Wapres Gibran semata, tetapi kredibilitas negara.

"Kecuali yang terjadi pada mantan Presiden Jokowi yang kebetulan ayahnya Wapres dimana meskipun situasinya memalukan bangsa juga karena hingga saat ini tiada kejelasan secara absolut meski 90 persen rakyat yang peduli yakin kalau pun asli tapi diperoleh secara palsu," pungkas Adian.

Prof Denny Indrayana mengungkapkan, nilai hadiah yang terkumpul dalam sayembara pembuktian ijazah SMA atau sederajat Wapres Gibran Rakabuming Raka kini telah mendekati angka Rp3,5 miliar.

"Hadiah sayembara menunjukkan ijazah SMA/sederajat Mas Gibran sudah mendekati Rp3,5 miliar," kata Denny dikutip dari akun Facebook pribadinya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya