Berita

Pengelola sekaligus aktor utama peredaran narkotika di Batam, Basri Lewaimang. (Foto: Istimewa)

Hukum

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 22:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pelarian Basri Lewaimang, pengelola sekaligus aktor utama peredaran narkotika di tempat hiburan malam Planet 1, 2, dan 3 Batam berakhir. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mendaratkan buronan kakap tersebut di Markas Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Agustus 2026.

Mengenakan pakaian serba hitam dengan kedua tangan terikat borgol, Basri tak berkutik saat digiring penyidik usai dibekuk di tempat persembunyiannya di Johor Bahru, Malaysia.

Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kompol Drago menyebut, penangkapan DPO tersebut merupakan hasil sinergi taktis antara Bareskrim, Divhubinter Polri, serta pihak Interpol.


"Yang bersangkutan terpantau di daerah Johor Bahru, Malaysia, dan berhasil diamankan sekitar pukul 00.30 waktu setempat," tegas Drago di Mabes Polri Jakarta.

Dalam penyergapan itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti krusial berupa dua unit telepon seluler, uang tunai pecahan Rupiah, Dolar Singapura, serta ringgit Malaysia. Petugas turut mengamankan lembaran catatan yang diduga kuat merupakan buku rekapan transaksi barang haram tersebut.

"Berdasarkan keterangan tersangka dan saksi-saksi, Saudara Basri berperan sebagai koordinator yang mengatur dan mengedarkan narkotika di THM P1, P2, dan P3," jelas Drago.

Dari hasil penyidikan Bareskrim Polri, jaringan yang dikendalikan Basri disinyalir mampu mengedarkan sedikitnya 40.000 butir ekstasi saban bulan di kawasan THM Planet Batam.

Basri dijerat pasal berlapis terkait pemufakatan jahat dalam mengedarkan, menjadi perantara jual beli, hingga menyerahkan narkotika golongan I dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya