Berita

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan bersama jajaran meninjau Fuel Terminal (FT) Labuan Bajo, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pascagempa NTT, Pertamina Garansi Pasokan Energi di Labuan Bajo Aman

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 20:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) menjamin keandalan dan kelancaran pasokan energi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascaditerjang bencana gempa bumi.

Hal tersebut ditegaskan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan saat hadir langsung meninjau Fuel Terminal (FT) Labuan Bajo, Selasa, 18 Agustus 2026.

Sosok yang akrab disapa Iwan Bula ini memberi acungan jempol atas respons taktis perwira Pertamina di lapangan, terutama saat menguji skema terobosan tatkala akses utama jalur darat Ruteng menuju Labuan Bajo terputus total akibat gempa.


"Saya hadir untuk melihat langsung semangat para perwira Pertamina yang tetap bekerja menjaga pasokan energi masyarakat di tengah situasi kebencanaan. Saya mengapresiasi dedikasi tim yang sigap sehingga ketersediaan BBM tetap terpenuhi," ujar Iwan Bule.

Iriawan menegaskan, kedatangan jajaran direksi dan komisaris ke FT Labuan Bajo dilakukan untuk memastikan ketersediaan operasional sarana dan fasilitas (sarfas) vital terjamin tanpa kendala berarti.

FT Labuan Bajo sendiri memegang peran kunci mengamankan pasokan energi kawasan destinasi pariwisata super prioritas nasional dengan kapasitas penyimpanan mencapai 344 kiloliter untuk produk Pertamax dan Pertamina Dex.

Senada, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan bahwa pemantauan ketat terus dilakukan demi memastikan distribusi BBM dan LPG tidak terhambat selama fase tanggap darurat bencana.

"Fokus utama kami saat ini adalah mendukung pemulihan dan rehabilitasi pascagempa. Kami pastikan stok dan distribusi energi di seluruh wilayah terdampak berada dalam posisi aman dan siap memenuhi kebutuhan warga maupun tim evakuasi," pungkas Baron.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya